Kompilasi Pertanyaan – Imajinasi pada Seni Rupa 2D

  1. Apa perbedaan antara aliran naturalisme dan romantisme dalam karya seni lukis? Bukankah aliran naturalisme dan aliran romantisme termasuk dalam satu gaya seni lukis, yaitu gaya representatif yang berarti menggunakan keadaan yang “nyata” dalam kehidupan masyarakat dan alam?
  2. Ketika seseorang ingin mengungkapkan sesuatu dalam bentuk lukisan, apakah harus belajar keterampilan khusus melukis dulu agar hasilnya sesuai dengan bentuk penggambarannya?
  3. Mengapa karya lukisan saat dijual/dibeli bisa menjadi sangat mahal padahal jika dilihat dari sudut pandang orang lain lukisan tersebut terkesan “biasa saja”? Selain itu karya lukisan tersebut bisa jadi digunakan sebagai “terapi penyembuhan mental”.
  4. Bagaimana cara kita menentukan atau menilai bahwa karya seni rupa dua dimensi tersebut merupakan sebuah karya yang baik/bagus. Apa hal yang mendasar yang perlu kita ketahui untuk menilai karya tersebut?
  5. Apakah karya seni rupa dua dimensi bisa diukur berdasarkan proses pembuatannya saja atau hanya sekedar hasilnya saja?
  6. Suatu karya seni rupa harus memiliki asas-asas untuk menunjukkan karya tersebut. Apakah suatu karya yang memiliki gambaran dan arti yang abstrak dan tidak memenuhi asas-asas tersebut bisa dibilang sebagai karya seni rupa?
  7. Salah satu asas menggambar ekpresi adalah asas keseimbangan. Jenisnya ada sentral, diagonal, simetris, dan asimetris. Jelaskan.
  8. Lukisan abstrak adalah lukisan yang bentuknya tidak berhubungan dengan bentuk apapun dan terkadang memperlihatkan bentuk acak acakan dan tidak masuk akal. Jadi pada pengklasifikasiannya gaya apa yang dipakai dalam pembuatan lukisan tersebut dan bagaimana cara menilai nilai estetika lukisan tersebut?
  9. Mengapa proses menggambar ekspresi berbeda dengan menggambar bentuk?
  10. Bagaimana jadinya hasil sebuah karya jika semua gaya dalam seni rupa (gaya ketepatan objektif, gaya bentuk formal, gaya emosi, dan gaya fantasi) disatukan dalam satu karya?
  11. Termasuk ke dalam aliran apakah lukisan Monalisa? Dan teknik apa yang digunakan pelukis sehingga lukisan tersebut bisa dilihat seolah-olah tersenyum?
  12. Setiap lukisan pasti memilik unsur yang berbeda dari unsur sekitarnya yang ditetapkan oleh pelukis itu sendiri, jadi jika seorang pelukis menetapkan salah satu dari lukisannya sebagai center of interest tetapi kebanyakan penikmat menunjuk gambar lain sebagai center of interest, jadi gambar center of interest yang mana?
  13. Dari gaya ketepatan objektif, gaya bentuk formal, gaya emosi, dan gaya fantasi, dari setiap gaya tersebut, apa gaya yang pada umumnya menciptakan karya seni yang paling menarik dan paling berharga dan apakah gaya tersebut dapat di kolaborasikan (2 gaya atau lebih dalam 1 karya seni)?
  14. Karya seni itu digali melalui sumber ide. Ide itu gagasan pokok yang ingin disampaikan kepada masyarakat melalui berbagai bentuk karya seni. Tetapi mengapa dalam gambar ekspresi tidak diberi kebebasan untuk mengungkapkan perasaannya ?
  15. Bagaimana para seniman dapat memadukan dan menuangkan karya lukisan gaya fantasi menjadi sangat bermakna dan menginspirasi?
  16. Keselarasan warna dapat di peroleh dengan memadukan warna monokromatis, analogus,d an komplementer. Apa perbedaan monokromatik dengan analogus?
  17. Bagaimana cara memaknai gambar abstrak, dan menilai gambar abstrak dan mengapa lukisan abstrak itu bisa memiliki harga yang tinggi untuk di jual?
  18. Umumnya seorang pelukis akan melukis sesuai dengan apa yang dia lihat atau dia rasakan (emosi). Namun, saat ini banyak kita temui jika terdapat lukisan yang di taksir dengan harga mahal dan disebut-sebut memiliki nilai estetik yang tinggi dan bermakna, padahal sang pelukis lukisan tersebut adalah hewan, yakni gajah. Bagaimana bisa lukisan itu disebut bermakna dan memiliki nilai estetik yang tinggi sementara kita sudah tahu bahwa sang pelukis hanyalah hewan yang belum tentu memiliki perasaan saat memberikan warna pada canvas secara acak? Apakah dengan hanya menaruh warna secara acak pada canvas tanpa melibatkan perasaan dan tanpa berminat memberikan makna pada ‘lukisan’ itu, itu tetap bisa dikatakan sebagai lukisan?
  19. Di zaman yang semakin maju ini seni lukis pun ikut berkembang. Salah satu contohnya adalah seni melukis di atas wajah (facial painting). Apakah metode yang di pakai dalam facial painting sama dengan metode melukis di atas kanvas ?
  20. Apakah seorang pelukis memang harus menggunakan objek secara langsung atau bisa juga tanpa menggunakan objek?
  21. Bagaimana cara mengekspresikan ide/imajinasi kita melalui media sosial dengan tidak menyinggung SARA?
  22. Seni lukis memiliki banyak jenis salah satunya lukisan mosaik dan lukisan enamel. Apa itu mosaik dan enamel?
    Dalam pembuatan karya seni rupa, bagaimana cara kita menentukan teknik yang sesuai dengan objek seni rupa yang akan kita buat?
  23. Apa maksud dari irama dalam gambar ekspresi?
  24. Mengapa lukisan yang dipajang disebuah lukisan pameran ataupun museum dapat menambah nilai sebuah lukisan tersebut dibandingkan hanya dipajang dijalanan?
  25. “Keutuhan wujud seni lukis, terdiri dari ide dan organisasi elemen-elemen visual”. Apa sajakah yang termasuk elemen- elemen visual itu?
  26. Seni lukis juga perlu pertimbangan tentang unsur estetik. Apa yang dimaksud dengan unsur estetik dalam melukis?
  27. Seperti yang kita ketahui batik adalah salah satu contoh seni rupa 2D, apa teknik/ alat yang bisa di gunakan untuk membuat batik dan juga apakah semua jenis kain bisa kita gunakan sebagai media pembuatan batik?
  28. Dalam seni lukis, apakah pergerakan tangan saat melukis manual akan berpengaruh pada pengungkapan perasaan si seniman ?
  29. Pencampuran warna (mixing) dapat diterapkan dalam seni lukis. Pada saat kapan pencampuran warna dilakukan, dan berapa rasio perbandingan antar warna agar menghasilkan warna yang bagus dan menarik?
  30. Apakah imajinasi saja sudah cukup untuk menciptakan suatu karya seni rupa dua dimensi yang mencakup teknik bahan yang tepat?
  31. Apa yang membuat sebuah lukisan menjadi sangat bernilai? Apakah lukisan digital painting sama nilainya dengan lukisan manual? Digital painting memiliki banyak fitur (sentuhan teknologi) untuk menghasilkan karya seni yang lebih berkualitas dibanding lukisan manual. Sejauh yang saya tahu, lukisan manual lebih disorot dan harganya mahal. Mengapa demikian?
  32. Apakah teknik aquarel masih relevan dengan kehidupan sekarang?
  33. Di internet seorang pelukis yang menggunakan bahan cat pilox. Apakah ada teknik-teknik tertentu yang digunakan pelukis dalam membuat lukisan dengan bahan cat pilox?
    Bagaimana cara pelukis menggunakan gradasi gelap terang dalam teknik pointilis dan apa saja ciri khusus tekniik pointilis dengan teknis melukis lainnya?
  34. Seperti yang kita ketahui perkembangan zaman sudah sangat maju dimana telah banyak revolusi baru terkait berbagai bidang kehidupan kita, dimana salah satunya ialah Seni. Namun dari hal ini tentu kita sadar banyak profesi terancam hilang dan terasingkan terkait perkembangan yang begitu cepat. Jadi bagaimana cara para seniman untuk mampu berdiri dan bertahan dalam persaingan intens di pasar nasional dan internasional dalam promosi dan penjualan karya seni mereka, dimana kita ketahui sekarang untuk membuat suatu karya seni yang menakjubkan, tidak lagi diperlukan kerajinan tangan yang menguras Pikiran, Waktu dan Tenaga kita. Karena sudah banyak teknologi teknologi mutakhir muncul untuk dapat bekerja dan membuat grafis maupun karya seni yang lebih menakjubkan dimana hal itu juga dapat dilakukan oleh khalayak banyak sehingga tidak harus terfokus pada satu orang yang benar benar harus memiliki jiwa dan karakteristik seperti seorang seniman. Dan bagaimana sebenarnya orang-orang menilai dan memandang nilai dan karakteristik sebuah seni dimana kita tahu orang orang memiliki berbagai sudut pandangnya sendiri terkait hal itu, sehingga keberhargaan sebuah karya seni dipertanyakan?
  35. Apa dasar pelukis menentukan harga lukisannya terutama lukisan abstrak dan bagaimana harga itu dapat diterima oleh pelukis lainnya/pembeli?
  36. Apakah gambar ekspresi sama dengan gambar suasana/gambar naratif? Skill apa yang harus dikuasai untuk menggambar suasana?
  37. Gambar ekspresi adalah gambar yang dibuat secara bebas oleh si penggambar, tetapi kenapa ada beberapa pribadi melakukan kritikan atas karya si penggambar? Bukankah itu terserah kepada si penggambar hendak menggambar ekspresi apa saja?
  38. Kenapa seni yang dibuat secara manual lebih dihargai dibanding seni yang dibuat secara digital? Padahal sebenarnya kalau di lihat dari sisi kesulitan bisa dibilang relatif sama, tergantung pada situasi.
  39. Apakah penggunaan alat-alat lukis seperti minyak, kuas, kanvas dan alat melukis lainnya masih perlu dipakai pada zaman sekarang, karena pada zaman sekarang kita tahu bahwa kita dapat menggunakan aplikasi di gadget kita untuk melukis?
  40. Seorang pelukis melukiskan emosinya diatas kanvas dan ternyata hasilnya hanya sebatas gambar yang abstrak, bagaimana seorang awam bisa mengetahui kalau karyanya tersebut merupakan seni yang indah dan apakah ada unsur tertentu yang dapat dijelaskan kepada seorang awam tersebut agar dia mengetahui bahwa karya si pelukis tadi mengandung makna?
  41. Siapa seniman yang pertama kali mengembangkan karya seni rupa sehingga dapat berkembang sampai sekarang
  42. Dalam dunia seni, dikatakan bahwa seni itu relatif. Tidak ada yang bisa dikategorikan bagus atau kurang bagus. Masing masing memiliki rasa nya tersendiri. Bagaimana kita menyikapi hal itu? Karena terkadang di beberapa kasus sering terjadi kontroversi antar sesama dalam menilai seni, padahal masing masing karya sudah memiliki nilai seni tersendiri.
  43. Dalam membuat suatu karya seni lukis, tentu dibutuhkan suatu konsep untuk menjelaskan bahwa karya tersebut mengandung gagasan, pikiran, ataupun ekspresi seseorang. Namun kadang lukisan yang dihasilkan mengandung makna yang tersembunyi, misalkan lukisan tersebut berupa lukisan abstrak yang hanya berupa garis dan warna yang tidak beraturan. Bagaimana cara seorang pelukis untuk dapat mengekspresikan lukisannya dalam maksud yang tersembunyi namun tetap memiliki nilai seni yang tinggi?
  44. Dalam menggembangkan karya seni,ada metode intuitif dimana seseorang membuat karya seni tanpa perencanaan yang matang dan hanya mengutamakan eksperimen, juga trial dan error (proses belajar dengan coba coba). Namun pastinya eksperimen yang dicoba seniman tentunya memiliki arah dan maksud. Hal apa yang menjadi dasar seniman bisa melukis tanpa perencanaan yang matang namun memiliki nilai dan makna yang tinggi?
  45. Bagaimana cara seseorang membuat ukuran perbandingan yang pas sehingga ia dapat menggambarnya sesuai dengan objek yang dilukisnya ( terlihat realistis)?
  46. Dalam melukis banyak sekali teknik yang digunakan dalam pembuatannya. Sehingga, apakah untuk melukis kita harus mempelajari tiap teknik tersebut sebagai dasar melukis atau kita dapat melukiskan sesuatu tanpa sebelumnya mempelajari teknik tersebut dan melukis menggunakan imajinasi kita?
  47. Di Indonesia seni lukis jenis mana yang digunakan dan mengapa seni lukis itu menjadi sering digunakan oleh para pelukis?
  48. Pada bagian teknik seni rupa dua dimensi terdapat teknik plakat,dimana teknik tersebut digunakan untuk menentukan gelap dan terang dengan cara menutup. Bagian apakah yang ditutup pada seni rupa dua dimensi dan menggunakan bahan/alat apa seni rupa dua dimensi tersebut ditutup agar dapat menentukan gelap dan terang?
  49. Bagaimana kira-kira pertama kali manusia menggunakan imajinasinya dan diterapkan pada benda apa?
  50. Dalam seni rupa dua dimensi, hal – hal apa sajakah yang perlu kita perhatikan untuk pemenuhan asas menggambar ekspresi dan corak menggambar ekspresi?
  51. Apakah kita bisa menerapkan konsep lukisan 2 dimensi untuk dikembangkan menjadi konsep 3 dimensi. Kalau bisa apa saja yang sangat diperlukan untuk itu?
  52. Mengapa lukisan yang diciptakan oleh hewan memiliki nilai jual yang tinggi dan apa nilai seni yang terdapat di dalamnya?
  53. Apa proses-proses dalam pembuatan karya seni grafis? Dan apa kendala utama dalam proses seni grafis?
  54. Mengapa di pasaran internasional lukisan antik ataupun barang barang klasik terjual mahal sekali di pasaran padahal sekarang di aplikasi seperti Lightroom ataupun sejenisnya untuk mengedit foto sudah banyak.
  55. Dapatkah dalam seni lukis digunakan teknik pointilis dan apa itu teknik menggambar dengan rapido?
  56. Sebuah lukisan merupakan hasil imajinasi seseorang. Imajinasi tersebut kadang bahkan susah untuk dipahami maknanya. Bagaimana cara kita bisa memahami makna imajinasi dari lukisan tersebut? Aspek apa saja yang harus kita kuasai agar kita bisa memahaminya?
  57. Hal apa yang membuat seni(lukisan) masih tetap diminati dan dihargai dengan sangat mahal hingga sekarang sedangkan jaman sekarang potret hasil kamera lebih banyak beredar,lebih simpel,dan kelihatan sangat nyata?
  58. Bagaimana cara kita menentukan atau bahkan menilai suatu karya seni rupa dua dimensi yang kita jumpai adalah suatu karya seni rupa dua dimensi yang baik, apa saja faktor atau hal mendasar yang kita gunakan untuk menentukannya?
  59. Seni lukis adalah wujud ekspresi yang dituangkan menggunakan garis warna serta tekstur.Lalu mengapa pada saat pameran lukisan, ada lukisan yang tidak jelas, seperti coretan dan gambar yang sulit dipahami tetapi terjual dengan harga yang sangat tinggi?
  60. Seni lukis dikatakan sebagai suatu wujud ungkapan pengalaman estetik seseorang yang dituangkan ke dalam bidang dua dimensi rupa, yaitu garis warna dan tekstur. Yang dimaksud dengan pengalaman estetik adalah …?
  61. Saat membuat suatu karya seni rupa tentunya dibutuhkan imajinasi dari dalam diri kita sendiri. Bagaimana cara untuk mengembangkan imajinasi? Dan bagaimana cara mengatasi masalah bagi orang orang yang kesusahan untuk membuat suatu karya dengan imajinasinya sendiri?
    Bagaimana seorang pelukis dapat menuang imajinasi dan perasaannya ke dalam lukisan nya tersebut?
  62. Seni lukis terbagi 2, klasik dan modern. Bagaimana kita dapat memahami dan membedakan kedua hal tersebut dan berikan contohnya.
  63. Hal apa yang diperhatikan dalam lukisan sehingga harganya bisa mahal jika dijual? Padahal jika dilihat terkesan biasa saja.
  64. Apa yang menjadi daya tarik dalam seni lukis dan mengapa sebuah lukisan bisa menjadi sangat mahal padahal itu hanya sebuah imajinasi saja yang bisa dilakukan oleh semua orang?
  65. Bagaimana cara mengolah emosi menjadi sebuah imajinasi sehingga membentuk gaya aliran emosi?
  66. Apakah media melukis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perkemban pelukis pemula?
  67. Bagaimana seorang pengrajin menerapkan jenis, simbol, dan nilai estetis dalam konsep seni rupa?
  68. Bagaimana seorang pengrajin atau wirausahawan mampu memasarkan kerajinannya agar sesuai dengan kebutuhan dan keinginan lingkungan sekitar pasar lokal dengan sistem konsinyasi?
  69. Teknik yang digunakan untuk menempel kerajinan hiasan dinding salah satunya adalah teknik kolase yaitu menggabungkan berbagai barang bekas untuk menjadi sebuah bentuk kerajinan. Lalu apa aturan menggunakan teknik kolase agar kerajinan itu bisa memiliki nilai estetik walaupun terbuat dari barang bekas?
  70. Mengapa sulit bagi kaum awam untuk dapat mengerti makna di balik lukisan seniman, bahkan terkadang sulit menemukan sisi estetika dari lukisan (pada umumnya lukisan abstrak) para seniman terkenal?
  71. Dalam seni lukis diperlukan keterampilan khusus untuk merepresentasikan kehidupan nyata. Apakah lukisan selalu merepresentasikan kehidupan nyata? Bukankah kebanyakan lukisan mengekspresikan imajinasi pelukis?
  72. Kreativitas tentu saja menjadi unsur penting agar seorang seniman mampu menggunakan teori keterampilan dan menjawab persoalan dalam bidangnya masing-masing. Apa yang dimaksud dengan “teori keterampilan”?
  73. Kerajinan seperti apa yang memiliki peluang usaha menunjang dalam penjualan produk-produk di pasar lokal?
  74. Mengapa menggambarkan ekspresi harus memperhatikan asas? Apakah tidak bisa langsung sesuai imajinasi saja?
    Bagaimana cara menganalisis pesan yang terkandung dalam suatu karya seni yang bahkan terkadang seperti tidak memiliki makna sehingga sulit memaknai karya tersebut?
  75. Antara cat minyak dan cat air, yang manakah yang lebih baik digunakan pada saat melukis? Adakah kelebihannya saat menggunakan cat itu?
  76. Mengapa lukisan absurd dari seorang seniman bisa dianggap sebagai suatu mahakarya?
  77. Pada cetak datar (Lithography), salah satu cara pembuatannya dilakukan dengan teknik monoprint/cetak tunggal. Apa sebenarnya spesifik perbedaan cetak tunggal dengan teknik cetak lainnya?
  78. Jika suatu karya seperti seni rupa 2D semuanya memiliki ciri khas tersendiri sesuai bidang (alirannya) dengan perspektif, selera, dan sebagainya, bagaimana cara para kritikus profesional mengapresiasi suatu karya seni? Apakah mereka wajib menguasai setiap aliran yang berkaitan atau mereka hanya mengapresiasi secara subjektif sesuai selera, gaya, dan per bidang yang mereka kuasai saja terhadap suatu karya seni?
  79. Bagaimana cara mengetahui media atau bahan apa yang baik untuk mengekspresikan karya kita, apa itu hanya sesuka hati kita? Atau ada syarat syarat yang perlu diketahui untuk mengekspresikan karya kita?
  80. Kerajinan lokal terbagi menjadi 2 yaitu kerajinan adiluhung dan kerajinan fungsional maka pada masa modern ini kerajinan mana yang lebih sering dibuat dan diantara keduanya yang mana memiliki nilai jual paling tinggi?
  81. Mengapa dari seluruh teknik2 seni yang tertera di buku paket, jarang sekali diketahui atau bahkan ditemukan di seluruh daerah Indonesia. Dan kalaupun ada hanya sedikit saja. Apa yang membuatnya menjadi sangat tidak menarik di Indonesia sedangkan di Eropa seni sangat dijunjung tinggi?
  82. Dalam seni rupa terdapat banyak gaya dan aliran. Apakah ada pengaruh zaman terhadap gaya/aliran yang biasa dipakai oleh para pelukis? Kalau ada apa gaya/aliran yang sering dipakai pada zaman modern ini?
  83. Bagaimana cara mengorganisasikan unsur-unsur visual pada bidang datar dua dimensi?
  84. Gambar karikatur terbagi dari 3 jenis, yaitu karikatur, kartun dan animasi. Karikatur dan jenis kartun editorial memiliki ciri-ciri yang sama dimana bersifat menyindir. Apa ciri khusus pada karikatur yang berlebihan, tidak wajar, tidak dapat kita temukan di kartun editorial yang tujuannya sama-sama menyindir dan menghibur? Dibagian mana kita bisa menyimpulkan karikatur itu berbeda dengan kartu editorial?
  85. Pada gaya ketetapan objektif muncul gagasan bahwa seni adalah imitasi gejala visual, imitasi merupakan peniruan, bagaimana jika imitasi tersebut menyinggung seseorang dengan seni rupa yang dihasilkan?
  86. Karena perkembangan teknologi, peminat lukisan digital lebih ramai daripada lukisan tradisional. Bagaimana cara pelukis tradisional menyaingi nilai jual lukisan digital? Dan bagaimana cara pelukis tradisional melestarikan teknik melukis mereka?
  87. Apakah bisa terjadi penggabungan dua gaya dalam karya lukis? Jelaskan!
  88. Bagaimana cara kita sebagai penikmat suatu lukisan agar dapat dengan mudah memaknai suatu hasil karya seni?
  89. Seni gambar lebih menonjolkankan garis sedangkan seni lukis lebih menonjolkan warna. Apakah dari keterangan tersebut kita bisa menyimpulkan bahwa seni lukis lebih estetik dari seni gambar?
  90. Mengapa lukisan kuno umumnya lebih mahal nilai jualnya dibandingkan lukisan modern? Apa saja perbedaan teknik atau cara pembuatannya sehingga membuat nilai jualnya dan kestetikaannya berbeda?
  91. Kapankah manusia pertama kali menggunakan imajinasinya dan di mana diterapkan dan bagaimana penerapannya?
  92. Mengapa lukisan yang beraliran abstraksionisme banyak peminatnya padahal makna yang ditampilkan tidak jelas (hampir semua)?
  93. Pada saat kita melihat suatu lukisan, bagaimana kita bisa mengetahui gaya dan aliran apa yang terdapat dalam lukisan tersebut?
  94. Bagaimana cara seniman meletakkan pola imajinasinya ke dalam bentuk gaya ketepatan objektif, dalam aliran impresionisme dan pointilisme?
  95. Pada proses penilaian seni lukis apakah terdapat kriteria pemilihan gaya (tiap gaya memiliki tingkat nilai yang berbeda) atau penilaian diambil dari kecocokan lukisan kita dengan gaya yang kita pilih?
  96. Seni lukis itu berupa lukisan yang mengandung sebuah ekspresi perasaan si pelukis tersebut, lalu bagaimana jika karya pelukis itu ada yang menirukan atau memalsukan apakah itu disebut juga karya seni lukis? Dan bagaimana cara untuk dapat membedakan lukisan itu asli atau palsu?
  97. Bagaimana dan hal apa yang ditonjolkan asas irama dalam menggambar ekspresi, padahal yang kita ketahui bahwa irama berkaitan dengan seni musik. Jelaskan!
  98. Seperti yang kita ketahui bahwa corak ekspresi bagian karikatur bersifat menyindir dan melebih – lebihkan dengan tujuan memberikan kritik atau perlawanan sosial. Jadi misalnya ada seorang pelukis yang melukis sebuah objek yang menyindir pihak tertentu dengan latar belakang si pelukis tidak menyukai tindakan yang dilakukan pihak tadi. Jadi bisakah pihak tadi menuntut si pelukis atas dasar pencemaran nama baik?Apakah tindakan si pelukis ini salah bila karya yang dijadikan objek tadi misalnya pihak pemerintah yang dituduh melakukan korupsi? Dan apakah ada larangan khusus yang diberikan disuatu negara pada seniman untuk batas kritikan atau sindiran yang dituangkan dalam wujud seni oleh setiap seniman
  99. Bagaimana cara seniman dapat mengasah kemampuannya dalam mengolah daya khayalnya sehingga mampu menghasilkan sesuatu yang baru, belum pernah dilihat atau dibayangkan sebelumnya ? Dan apa yang bisa kita lakukan sebagai pengamat agar kita bisa mengerti dan mampu mendalami karya-karya seniman tersebut ?
  100. Apakah dengan memajang hasil lukisan disebuah pameran dapat menambah nilai jual lukisan tersebut?
  101. Apa pengaruh latar belakang pembuatan karya dalam menentukan apakah seni itu termasuk seni lukis atau seni gambar?
  102. Dengan adanya segmentasi pelanggan, jelaskan bagaimana cara yang dapat kita lakukan untuk memilih atau mencapai target pasar yang tepat sehingga penjualan lebih efektif?
  103. Gambar ekspresi adalah gambar yang dibuat secara bebas berdasarkan imajinasi dan penafsiran penggambarnya. Sedangkan dalam menggambar ekspresi memiliki asas-asasnya. Tidakkah asas-asas tersebut menghambat kebebasan dalam menggambar ekspresi itu sendiri?
  104. Apakah lukisan 3 dimensi termasuk ke dalam seni rupa 2 dimensi atau termasuk ke seni rupa 3 dimensi? Alasannya ?
  105. Apa yang mendorong para seniman untuk menerapkan gaya aliran fantasi dalam karya seninya, dan bagaimana cara seniman tersebut meletakkan titik imajinasinya kedalam karya seni aliran gaya fantasi, serta mengapa karya seni aliran gaya fantasi begitu populer di kalangan penikmat seni?
  106. Dalam menunjang keberhasilan penjualan produk di pasar lokal, bentuk kerajinan seperti apa yang memiliki peluang usaha yang menjanjikan?
  107. Seni lukis merupakan suatu wujud ungkapan pengalaman estetik seseorang, apa itu pengalaman estetik dan apa perbedaannya dengan imajinasi?
  108. Pada era teknologi saat ini, apakah seorang desain grafis diwajibkan menguasai semua teknik dalam seni rupa?
  109. Mengapa dalam penggunaan teknologi mesin akan mempengaruhi rasa yang akan diperoleh konsumen dan bagaimana perbedaan hasil suatu produk jika dibandingkan dengan keterampilan tangan?
  110. Apakah dalam kenyataan yang ada di lapangan langsung, para pembuat kerajinan memperhatikan aspek aspek seperti menghitung BEP (break event point) , jika tidak mengapa mereka tidak melakukan hal tersebut?
  111. Pada seni lukis diperlukan keterampilan khusus untuk menggambarkan sesuatu sebagai bentuk representasi kehidupan nyata. Keterampilan khusus apa yang diperlukan itu?
  112. Kriteria apa yang menjadikan hasil karya lukisan layak dipasarkan? Dan hal-hal apa yang harus kita perhatikan sebelum membeli sebuah lukisan?
  113. Bagaimana cara kita mengalirkan emosi kita ke dalam lukisan? Apakah dalam hal ini diperlukan pengendalian emosi diri?
  114. Bagaimana jika dalam proses menggambar ekspresi kita tidak menggunakan proporsi. Adakah pengaruhnya terhadap gambar tersebut? Jika ada apa pengaruhnya?
  115. Ada beberapa orang yang bisa dalam menggambar bentuk namun sulit berimajinasi untuk menggambar ekspresi atau bisa dibilang imajinasinya terbatas. Apa faktor-faktor yang dapat menghambat seseorang untuk berimajinasi atau imajinasinya tidak muncul dalam menggambar ekspresi padahal orang tersebut sangat cakap dalam menggambar bentuk dan bagaimana cara mengatasinya?
  116. Apakah mungkin seni lukis yang dinikmati secara visual dapat juga dinikmati oleh orang turnanetra?
  117. Saat kita bosan sering kita mencoret-coret abstrak pada kertas. Apakah itu dapat disebut suatu karya atau tidak? Jika tidak, kenapa ada seniman yang membuat gambar atau lukisan yang abstrak dan itu disebut suatu karya bahkan memiliki nilai ekonomis?
  118. Banyak lukisan ataupun karya seni di dunia yang dijual dengan harga mahal. Sebenarnya hal apa saja yang membuat suatu karya seni seperti lukisan memiliki nilai spesial sehingga dapat menjadi sangat mahal?
  119. Dari segi dimensinya seni rupa dua dimensi dibagi menjadi mencakup seni lukis dan seni gambar. Apa perbedaan seni lukis dan seni gambar dari segi media dan proses pembuatannya? Dan pada saat ini mana yang lebih diminati? Mengapa?
  120. Bagaimana proses mengorganisir unsur-unsur gambar sehingga terlihat indah dan harmonis pada suatu karya dan bagaimana cara menciptakan animasi tiga dimensi menggunakan lilin?
  121. Karya seni identik dengan hal yang mahal, karena proses pembuatannya membutuhkan waktu yang lama, dan kadang berbiaya mahal, bagaimana cara kita membuat sebuah karya seni yang berdaya jual tinggi, tapi memanfaatkan barang yang ada disekitar kita? Jelaskan dan berikan contohnya.
  122. Dalam seni rupa imajinasi cukup diperlukan dalam daya pikir untuk mengembangkan sesuatu. Jadi apakah setiap karya seni rupa itu bisa dalam bentuk nyata atau tidak?
  123. Apakah dalam melukis dengan mengungkapkan pengalaman ideologis memiliki aturan khusus agar tidak terjadi kesalahpahaman ketika kita melukis dengan pengalaman tersebut karena seperti yang kita ketahui bahwa ideologi identik dengan paham seseorang atau negara tertentu. Jikalau ada, bisa disebutkan apa saja aturannya?
  124. Jika ada seorang pelukis membuat karyanya dari imajinasi orang lain, sedangkan suatu karya itu ada dari imajinasi seseorang. Apakah itu masih dikatakan sebagai karya dari pelukis tersebut?
  125. Dalam berkarya pasti tidak asing dengan media-media yang digunakan. Apa sejarah penggunaan media-media tersebut, dari yang tertua hingga masa kini (modern)?
  126. Ketika kita membuat suatu karya seni rupa tentunya dibutuhkan kreativitas.. Bagaimana cara mengatasi masalah bagi orang orang yang sulit untuk membuat suatu karya dengan kreativitasnya sendiri?
  127. Bagaimana motivasi ekonomi dapat mendorong kreativitas untuk membuat sebuah karya seni?
  128. Hal apa yang menjadi ukuran baku untuk mencapai harmoni, keseimbangan, dan keindahan suatu karya berdasarkan gaya bentuk formal?
  129. Kita tahu bahwa dalam berkarya seni rupa dibutuhkan imajinasi yang tinggi. Namun banyak lukisan yang maknanya susah untuk dipahami seperti lukisan Monalisa. Bagaimana cara kita memahami makna setiap lukisan yang kita tahu imajinasinya terkadang ambigu?
  130. Seni lukis dan seni gambar itu berbeda. Seni gambar lebih menonjolkan unsur garis dan seni lukis menonjolkan unsur warna. Jadi bagaimana jika seni gambar itu dipadukan dengan warna dan seni lukis itu lebih menggunakan warna monokrom? Bagaimana kita dapat membedakan itu seni gambar ataupun seni lukis? Dan terkadang orang-orang pasti sangat sulit membedakan kedua seni tersebut. Apa unsur penting yang kita lihat untuk dapat membedakannya?
  131. Dalam pembuatan suatu karya seni rupa, pastilah dibutuhkan suatu teknik istimewa yang pastinya tidak semua orang bisa mempunyainya. Orang yang memiliki teknik istimewa untuk membuat suatu seni rupa tersebut dinamakan seniman. Namun ada beberapa orang yang hanya mampu membahasakan makna dari suatu seni rupa saja berdasarkan pengetahuan seni yang ia punya. Apakah ia dapat dikatakan sebagai seorang seniman? Karena biasanya dia lah orang yang menentukan layak atau tidaknya suatu karya tersebut untuk dipamerkan dan dipasarkan. Dan adakah kriteria yang dapat menyatakan seseorang itu seniman atau tidak?
  132. Jika pelukis menggambar dengan imajinasinya sendiri namun dengan objek yang memang logis, namun penikmat tidak dapat merasakan makna lukisan tersebut (atau apa yang sebenarnya suasana yang terjadi di lukisan tersebut), jadi apakah fungsi seni rupa hanya sekedar dinikmati dari segi visual (estetika)-nya saja dan alat pemuas bagi individu itu sendiri?
  133. Dalam gambar ekspresi dikatakan bahwa terdapat sedikit hambatan, yaitu tidak diberi kebebasan sepenuhnya untuk mengungkapkan perasaannya, lalu mengapa dikatakan gambar ekspresi jika kita tidak bisa mengungkapkan perasaan kita secara penuh?
  134. Dalam mengekspresikan gagasan pikiran dan perasaan pada sebuah lukisan, bagaimana cara pelukis mengorganisasikan unsur-unsur visual pada bidang datar dua dimensi?
  135. Apabila kita menjelek-jelekkan misalnya wajah para petinggi negara kita sesuai kaidah karikatur, apakah kita tidak dijerat hukum?
  136. Apa dasar para pelukis menentukan harga lukisannya, terutama lukisan abstrak dan bagaimana harga itu dapat diterima oleh pelukis lainnya/pembeli?
  137. Mengapa sebelum menggambar, kita harus membuat sketsa terlebih dahulu?
  138. Seni lukis merupakan wujud ekspresi yang harus dipandang secara utuh. Mengapa seni lukis harus dipandang secara utuh?? Bagaimana kalau lukisan itu tidak dipandang secara utuh??
  139. Jika kita ingin menggambar gambar ekspresi tetapi ada salah satu asas yang tidak terpenuhi apakah gambar kita masih bisa disebut sebagai gambar ekspresi?
  140. Keterampilan khusus seperti apa yang kita butuhkan untuk menggambarkan sesuatu sebagai bentuk representasi kehidupan nyata? Juga, apakah kita harus mempelajarinya atau bahkan itu sebuah bakat?
  141. Darimana asal dan pengertiaan asli dari kata lithography serta apa media yang digunakan dalam cetak datar dan prosesnya?
  142. Kenapa seni lukis yang terkenal di masyarakat adalah easel painting? Apakah memiliki kelebihan?
  143. Jenis seni rupa ada 3 yakni gambar ekspresi, seni lukis, dan seni grafis. Diantara ketiga jenis seni rupa tersebut, jenis yang manakah yang paling rumit dan membutuhkan gaya serta media yang maksimal?
  144. Banyak pelukis yang terkenal karena lukisannya yang memukau. Banyak juga pelukis yang melukis lukisan yang mengagumkan tersebut adalah orang yang dianggap gila saat itu. Salah satunya adalah pelukis yang melukis lukisan The starry night, yaitu Van Gogh. Sangking terkenalnya, Don Mclean membuat lagunya. Mengapa lukisan yang dianggap “memukau” bisa terkenal secara mendunia selain karena kecantikan dari lukisan tersebut? Padahal itu adalah sebuah lukisan, gambar.
  145. Seni itu kan bisa dibilang ekspresi yang memiliki nilai estetis (keindahan). Model yang berada di in Frame sebuah film itu kan seni, dikarenakan dia berpose, kalau kehidupan kita sehari-hari, gaya tidur, gaya makan, gaya-gayaan itu bisakah disebut dengan seni?
  146. Apa yang akan kita lihat apabila kita makhluk 2 dimensi? Apakah kita akan melihat orang lain sebagai makhluk 2 dimensi juga, atau hanya garis?
  147. Bagaimana cara seorang pengrajin dapat merancang media promosi hasil karyanya berdasarkan kebutuhan pasar lokal?
  148. Karya seni ada beragam dan memiliki ciri khas yang berbeda-beda, begitu pula penilain orang menikmati karya tersebut pasti berbeda-beda (subjektif). Pertanyaan saya, apakah suatu karya seni dapat dinilai kelayakan atau keindahannya dengan objektif saja?
  149. Dalam lukisan dinding (mural) gaya dan aliran apa yang dominan digunakan oleh pelukis?
  150. Bagaimana agar kita membuat suatu karya seni rupa dua dimensi yang kita buat dapat menonjolkan gaya emosi yang selaras dengan apa yang kita pikirkan sebelum memulai melukis, yang mana pasti didalam lukisan kita menuangkan gagasan,pikiran bahkan perasaan kita. Apakah ada trik atau cara yang dapat memudahkan dalam melukis yang terkesan ekspresif?
  151. Bagaimana cara kita agar selalu mendapat inpirasi bagus dalam membuat karya seni rupa agar karya yang kita buat itu terlihat indah dimata kita dan dimata orang lain yang melihatnya dan bagaimana caranya agar orang lain dapat merasakan perasaan kita melalui karya yang kita buat?
  152. Keutuhan wujud seni lukis terdiri dari elemen-elemen visual. Apa pengaruh dari elemen-elemen visual terhadap wujud dari seni lukis tersebut?
  153. Pada asas menggambar ekspresi, salah satunya irama. Dengan irama ini kita dapat menetapkan unsur dominan yang menjadi penarik perhatian. Jadi, bagaimana contoh penyusunan unsur-unsur dalam irama ini dan bagaimana cara kita menentukan unsur dominan tersebut sehingga karya kita menjadi tidak monoton/ membosankan?
  154. Gambar ekspresi dapat berupa lukisan abstrak yang merupakan hasil dari melukis bukan menggambar. Lukisan abstrak itu memiliki makna yang tak tentu dimana makna sebenarnya hanya dapat diberitahu oleh pelukisnya sendiri. Jadi, bagaimana lukisan abstrak dapat dikatakan karya seni yang baik saat dimana komposisi terlalu bebas dan tidak memberi kepastian makna bagi penikmatnya?

Sakura yang Rontok 5 Centimeter tiap Detik

Byōsoku 5 Centimeter (Byōsoku Go Senchimētoru, 5 Centimeters Per Second, 5cm/s, atau “Lima Sentimeter per Detik”) merupakan sebuah film anime Jepang tahun 2007 oleh Makoto Shinkai. Dirilis oleh studio CoMix Wave Films, anime dari genre Slice of Life ini tamat ditayangkan pada tanggal 22 Januari 2007. Byosoku adalah sekuel ketiga. Selengkapnya Ōkashō (桜花抄), Cosmonaut (コスモナウト), dan Byōsoku 5 Senchimētoru (秒速5センチメートル) dengan total waktu tayang keseluruhannya adalah satu jam. Sebagaimana film-filmnya yang sebelumnya, soundtrack film ini digubah oleh Tenmon.

DVD Byōsoku 5 Centimeter dikeluarkan pada tanggal 19 Juli 2007. Novel 5 Centimeters Per Second yang merupakan pengembangan cerita dari versi filmnya juga dibuat Versi manganya yang berbetuk serial diterbitkan oleh Afternoon mulai bulan Juli 2010, diilustrasikan oleh Seike Yukiko.

Film ini bercerita tentang kisah kehidupan Takaki Tōno dan Akari Shinohara dari masa kecil hingga dewasa. Takaki Tōno dengan segera bersahabat dengan Akari Shinohara saat mereka berdua baru saja pindah pada Sekolah Dasar yang sama. Setelah tamat mereka sempat berpisah namun Takaki pindah kesekolah Akari. Mereka semakin dekat dan berencana mengungkapkan perasaan mereka. Tetapi tidak pernah kesampaian, hingga akhirnya mereka terpisah dan menjalani kehidupan masing-masing.

Makoto Shinkai telah mengatakan bahwa, tidak seperti film-filmnya sebelum ini, Byōsoku 5 Centimeter tidak mempunyai elemen fiksi ilmiah maupun fantasi seperti karya sebelumnya yaitu Hoshi no Koe (Voice of the Distance Star atau “Suara Bintang nan Jauh”) dan Kumo no Mukō, Yakusoku no Basho (Beyond the clouds, the promised place, The Place Promised in Our Early Days atau “Menembus Awan, Tempat yang Dijanjikan”) di dalam penceritaannya. Sebaliknya, film ini mencoba untuk mengisahkan dunia sebenarnya dari perspektif yang berbeda. Film Makoto ini memberi sebuah pandangan yang lebih realistik akan halangan yang dihadapi manusia, waktu, ruang, dan cinta. Film ini diterjemahkan sebagai “5 Sentimeter per Detik”, berdasarkan kecepatan kelopak bunga sakura yang rontok, dimana kelopak bunga merupakan representasi metaforikal manusia, mengenai kehidupan dan bagaimana manusia yang memulai kehidupan bersama akan berangsur-angsur berpisah dalam kehidupan mereka sendiri-sendiri.

Tiap-tiap bagian memberikan sketsa kecil yang menyenangkan, tetapi secara menyeluruh mereka menggambarkan gambaran lebih besar mengenai perkembangan hidup dan cinta. Ending-nya, yang berbeda dari kebanyakan karya Shinkai sebelumnya, menjadi kontroversial dan membuat beberapa penggemar menjadi tidak puas, karena terbuka untuk berbagai interpretasi. Sebagian merasa bahwa film tersebut berakhir tanpa memberikan penyelesaian apapun. Sebenarnya, jika mereka melihat kembali beberapa perkataan Takaki di Episode 2, saat bagian tersebut berakhir, dan bagaimana segalanya bergabung menjadi satu, akan menjadi jelas bahwa penyelesaian masalah bukanlah inti dari cerita. Bila Hoshi no Koe berusaha untuk mengelola hubungan sementara The Place Kumo no Mukō, Yakusoku no Basho meneguhkan kembali suatu hubungan, Byōsoku 5 Centimeter menceritakan bagaimana bergerak dari koneksi masa lalu, tentang menemukan jalan untuk menjadi bahagia di masa sekarang daripada hanya bersedih atas apa yang hilang selama ini. Dengan pengertian itu Byōsoku 5 Centimeter menjadi karya Shinkai yang paing dewasa dan komplikatif hingga sekarang.

Banyak juga penggemar Film Anime karya Makoto Shinkai yang tidak terima dengan Ending film Byōsoku 5 Centimeter karena pada akhirnya, Takaki dan Akari tidak bersama (menikah atau pacaran). Akari sudah memiliki tunangan yang bernama Taichi. Mereka sempat berpapasan di rel kereta api seperti masa kecil mereka. Namun, alih-alih menunggu kereta apinya lewat, Takaki lebih memilih untuk berpaling dan melangkah maju.

Sumber: Wikipedia, My Anime List, Fandom


Disempurnakan dari tulisan Joy Cristabel Sinaga, siswa XII IPA SMA Budi Mulia Pematangsiantar T.A. 2019-2020

 

Kejar Cintamu Meski Ia Tak Pernah Pergi.

Never Gone merupakan film China yang disutradarai oleh Zhou Tuoru, yang bercerita tentang percintaan. Dibintangi oleh aktor dan aktris terkenal Kris Wu (sebagai Cheng Zhen) dan Liu Yifei (sebagai Su Yun Jin) membuat penonton menaruh harapan besar terhadap film ini. Film ini pernah menduduki puncak peringkat Box Office negara itu, kemudian menghasilkan 70 juta yuan (S $ 14,1 juta) pada hari pertama. Ini meraup CN ¥ 336,6 juta di Tiongkok dan US $ 50,2 juta di seluruh dunia.

Kritik saya ini hanya akan memuat keterkaitan antara judul, genre, dan isi (ekspresivistik). Film ini diawali seorang wanita (Su Yun Jin) yang pindah ke sebuah sekolah terkenal di tengah kota. Ketika ia masuk ke sekolah itu Su Yun Jin kesulitan untuk mendapatkan nilai bagus. Kemudian ada seorang lelaki (Cheng Zhen) yang duduk tepat di belakangnya menawarkan diri untuk mengajarinya. Setelah selang waktu yang lama akhirnya Su Yun Jin bisa mendapatkan nilai yang bagus. Namun tanpa disadari Cheng Zhen menaruh hati padanya.

Pada waktu pesta perpisahan sekolah Cheng Zhen mengajak Su Yun Jin untuk berdansa, sewaktu mereka berdansa tiba-tiba lampu padam. Refleks, Cheng Zhen memeluk Su Yun Jin. Su Yun Jin pergi namun Cheng Zhen ikut mengejarnya. Ketika Cheng Zhen menghampiri Su Yun Jin, ia langsung menyatakan perasaannya kepada wanita itu. Namun Su Yun Jin hanya diam dan memberi Cheng Zhen sebuah ciuman.

Beberapa bulan kemudian Su Yun Jin telah kuliah di sebuah universitas yang berbeda dengan Cheng Zhen. Su Yun Jin bekerja di sebuah perpustakaan dan mulai menyukai seorang pria yang bekerja bersama dengannya kemudian berpacaran. Ia mengira bahwa hubungan mereka akan berjalan dengan baik namun kemudian si Cheng Zhen kembali menemukan Cheng Zhen kemudian mengajaknya untuk pergi bersama dengan pacarnya. Ketika pacar si wanita pergi untuk membeli minuman, Cheng Zhen kemudian memeluk Su Yunjin dan mencium bibirnya. Tanpa disadari ternyata pacarnya si Su Yunjin melihat kemudian akhirnya mereka putus.  Setelah itu Cheng Zhen terus berusaha walaupun beberapa kali mendapatkan penolakan dari Su Yunjin sampai akhirnya mereka berpacaran dan tinggal serumah. Namun setelah menjalani hubungan yang cukup lama suatu ketika si perempuan membuat sebuah masalah yang sangat fatal yang membuat Cheng Zhen akhirnya memutuskan untuk berpisah dan pergi meneruskan perusahaan ayahnya yang berlokasi di Amerika Serikat. Setelah itu mereka akhirnya berpisah dan menjalani aktivitas mereka sendiri. Namun setelah waktu lama akhirnya si wanita sadar dan menyusul si pria ke Amerika kemudian akhirnya mereka bersama.


Judul film ini adalah Never Gone dalam bahasa Inggris. Jika kita artikan dalam bahasa Indonesia artinya tak pernah pergi ataupun tak berpaling. Judul film ini menurut saya sangat berhubungan dengan cerita filmnya. Jika kita baca sinopsisnya atau menonton filmnya, si pria (Cheng Zhen) selalu berusaha mendapatkan si wanita ( Su Yunjin). Walaupun ada wanita lain yang menyukai Cheng Zhen tapi dia tidak membalas cinta mereka karena Cheng Zhen hanya berusaha mendapatkan Yunjin. Begitu juga dengan Yunjin walaupun ia juga pernah menjalin hubungan dengan pria lain namun ia tetap mencintai dan berjuang kembali untuk bersama Cheng Zhen. Barangkali inilah pesan moral yang bisa kita ambil dari film ini: Jika kau meyakini seserang adalah cintamu, kejarlah.

Film ini melulu diisi oleh romansa. Pertama, sewaktu pesta perpisahan mereka berdansa, berpelukan dan mereka berciuman di tangga. Juga di scene lainnya mereka berciuman di depan kuil dan juga ada adegan yang panas di sebuah kamar namun hanya menunjukan mereka hanya berciuman saja. Kedua, fokus pada percintaan film ini bukan hanya tentang Cheng Zhen dan Su Yunjin tetapi juga percintaan diantara teman Cheng Zhen dan Su Yunjin.

Adapun kekurangan film ini adalah adanya adegan potongan atau adegan yang dihapus di akhir film ini. Sehingga membuat saya mencari potongan filmnya di berbagai media. Namun walaupun begitu film ini merupakan film yang sangat menarik dan layak ditonton berulang-ulang.


(Disempurnakan dari tulisan Jonathan Hutabarat, siswa XII IPS-1 SMA Budi Mulia Pematangsiantar, T.A. 2019-2020)

Jangan Lupa Bahagia

Siapa yang sudah kenal dengan Kunto Aji atau yang kerap disapa dengan Maskun? Penyanyi asal Yogyakarta ini memulai karir nya sejak menjadi juara ke-4 dalam ajang bakat bernyanyi ‘Indonesian Idol’ musim kelima (2015) dan mulai dikenal masyarakat. Apalagi dia semakin terjun untuk berkarya dalam industri musik Indonesia. Dimulai dari album pertamanya yang berjudul ‘Generation Y’ dilanjutkan dengan album ‘Mantra – Mantra’. Dan dari ‘Mantra – Mantra’ inilah lagu Sulung diciptakan.

Menurut saya, ‘Mantra – Mantra’ berisikan sembilan lagu yang mengangkat mengenai masalah mental manusia. Kunto Aji alias Maskun pernah mengatakan bahwa masalah kesehatan mental bukan melulu tentang orang-orang yang depresi bahkan bunuh diri. Namun, kita juga harus menyadari bahwa sering kali dalam kehidupan sehari-hari, kita merasakan tekanan dari pekerjaan, pendidikan, bahkan percintaan. Maskun mengibaratkan lagu Sulung sebagai jembatan menuju lagu-lagu dalam ‘Mantra – Mantra’. Oleh karena itu, ‘Sulung’ ditempatkan sebagai pembuka. Adapun lagu terakhir sebagai penutup berjudul ‘Bungsu’ menjadi pilihan yang serasi. Sungguh kreatif ya!

Lagu Sulung sendiri dirilis pada tahun 2018. Lagu ini memiliki durasi yang cukup singkat yaitu hanya 1:53 menit dan merupakan lagu bergenre pop. Lagu Sulung ini hanya berisi 2 kalimat yang sama yang diulang-ulang sebanyak 6 kali dan ditutup dengan 1 kalimat berbeda yang menurutku adalah inti dari lagu ini.

Berikut ini video dan liriknya:

Cukupkanlah ikatanmu
Relakanlah yang tak seharusnya untukmu
Cukupkanlah ikatanmu
Relakanlah yang tak seharusnya untukmu
Cukupkanlah ikatanmu
Relakanlah yang tak seharusnya untukmu
Cukupkanlah ikatanmu
Relakanlah yang tak seharusnya untukmu
Cukupkanlah ikatanmu
Relakanlah yang tak seharusnya untukmu
Cukupkanlah ikatanmu
Relakanlah yang tak seharusnya untukmu
Yang sebaiknya kau jaga adalah
dirimu sendiri!

Sederhana, menusuk dan menjiwai! Itulah gaya yang dibawakan lagu ini. Menakjubkan untuk didengar ketika butuh dinasehati!
Secara pribadi, lagu Sulung memiliki makna yang cukup menarik dan mendalam bagiku, apalagi karena aku anak sulung (yang paling kuat hehe).

Pada umumnya, anak sulung dituntut menjadi panutan di dalam keluarga khususnya bagi adik-adiknya. Orang sering mengaitkan antara perilaku anak kedua (ketiga, dst.) terhadap si sulung. Dengan begini, masyarakat sering menuntut ini dan itu kepada anak sulung mereka. Aku sadari bahwa sebenarnya mereka menginginkan yang terbaiklah yang terjadi, apalagi si sulung sebagai bibit pembuka keluarga. Namun, di beberapa sisi, ada beberapa permintaan/tuntutan yang kurang sesuai dengan keinginan hati.

‘Sulung’ hadir seolah mendengarkan perasaan tersebut. Lagu ini mengatakan bahwa tidak selamanya kita harus mengikuti tuntunan yang ada di sekitar kita. Terkadang kita perlu memenuhi kebutuhan akan kebahagiaan kita sendiri. Kita juga perlu itu. Tentu itu bisa kita lakukan dengan cara yang sesuai tanpa menyakiti orang lain atau dengan kaidah yang benar.

Di sisi lain, lagu ini juga melatih otot-otot keikhlasan agar lebih kuat, karena pada dasarnya ikhlas itu sangat sulit, perlu dilatih secara rutin.

  • Untuk kalian yang belum ikhlas ditinggal mantan: sudah, relakanlah.
  • Untuk kalian yang di PHP-in seseorang: sudah, cukupkanlah.
  • Untuk kalian yang sedang menjalani LDR: sudah, cukupkanlah.
  • Untuk kalian yang sampai sekarang belum libur: sudah, jalani saja.
  • Untuk kalian yang tidak mempunyai kekasih di tahun baru ini: sudah, bersabarlah.
  • Untuk kalian yang sampai sekarang belum dibalas pesannya oleh perempuan atau lelaki yang kalian sukai: sudah, relakanlah.
  • Untuk kalian yang hubungan percintaan sedang di ujung tanduk: sudah, cukupkanlah.
  • Untuk kalian yang memiliki orang tua yang sering bertengkar: sudah, bersabarlah.
  • Untuk kalian yang pacarnya sudah tidak perhatian lagi: sudah, cukupkanlah.
  • Untuk kalian yang belum mendapatkan pekerjaan: sudah, berusahalah.
  • Untuk kalian yang sudah semester akhir: sudah, wisudalah, bapak dan ibu sudah tua.
  • Untuk kalian yang selalu revisi: sudah, lebih giatlah.
  • Untuk kalian yang mengulang mata kuliah di tahun depan: sudah,  ikhlaskanlah.

Sudah cukup untuk mengingatkannya. Pokoknya kalian wajib mendengar lagu ini. Dan untuk semua kesulitan, keresahan dan rasa sakit yang kalian alami hari ini: sudahlah, relakanlah. Sebab yang harus kau jaga adalah dirimu sendiri.

Dari segi susunan akor/musik, lagu ini cukup menenangkan (apalagi jiwa-jiwa yang sedang lelah 😅). Meskipun, mungkin akan ada muncul anggapan kebosanan dikarenakan bentuk yang berulang-ulang dan susunan akor yang sederhana. Alat musik yang digunakan adalah dominan gitar dan ada beberapa suara tuts piano yang meskipun cukup jarang, namun mendukung suasana lagu ini. Suara Aji juga yang terdengar sendu membuat rasa lagu ini sangat melekat. Apalagi dengan lirik yang diulang-ulang, persis seperti mantra agar tepat menancap di hati pendengarnya. Seolah bisikan-bisikan yang begitu menyejukkan!


(Disempurnakan dari tulisan Fransiska Situmorang, siswi XII IPS-1 SMA Budi Mulia Pematangsiantar, T.A. 2019-2020)

Cinta Tak Pernah Monokromatis

Lagu Cinta Sejati adalah salah satu lagu yang dipopulerkan Bunga Citra Lestari, salah satu penyanyi wanita Indonesia yang sering dipanggil BCL.  Lagu yang diciptakan oleh Melly Goeslaw dengan genre pop ini berdurasi 4:59 menit dan sampai saat ini sudah ditonton sebanyak 51.906.302 kali (ketika tulisan ini dibuat). Diciptakan untuk soundtrack film “Habibie dan Ainun” pada tahun 2012, dirilis pada tahun 2013 dan pada tahun 2013 lagu ini meraih penghargaan Soundtrack Terfavorit dari Indonesian Movie Awards.

Lagu ini dibuka dengan intro piano kemudian perlahan masuk vokal Bunga Citra Lestari yang langsung bernyanyi dengan nada yang halus. Bagian awal lagu dinyanyikan BCL dengan nada yang halus, rendah dan penuh penghayatan. Ini adalah ciri khas BCL saat membawakan lagu-lagunya. Pada pertengahan lagu, dinamika memuncak ditunjukkan lewat nada yang tinggi dan penuh emosional kemudian kembali mengalun halus di akhir lagu, seperti di awal lagu dinyanyikan. Instrumen musik yang digunakan dominan piano, diselipi dengan ansamble strings.

Sebagai soundtrack, Cinta Sejati bertema percintaan dan kesetiaan yang telah ditunjukan Habibie kepada sang istri yaitu Ainun. Tetapi makna lagu ini bukan hanya untuk Habibie dan Ainun tetapi untuk sepasang kekasih atau sepasang suami istri dimanapun. Selain fakta bahwa lirik lagu ini amat mirip dengan kehidupan nyata, nada-nada Cinta Sejati pun sederhana, tidak susah dinyanyikan bahkan dengan teknik yang sederhana.


Berikut adalah lirik lagu Cinta Sejati serta makna yang tersirat didalam setiap lirik lagu tersebut.

(Bait pertama)
Manakala hati menggeliat mengusik renungan
Mengulang kenangan saat cinta menemui cinta
Suara sang malam dan siang seakan berlagu
Dapat aku dengar rindumu memanggil namaku

Makna:

Hati menggeliat, bak tingkah orang yang tengah terbangun dari tidur. Anda pernah menggeliat? Nah, hati menggeliat adalah seperti reaksi anda ketika bangun dari tidur. Apakah seperti itu? Tentu tidak. Hati menggeliat dalam BCL Cinta Sejati Lirik adalah sebuah majas yang bisa diartikan kondisi hati sedang bergejolak, memendam sesuatu yang ingin dibangkitkan. Geliatan hati yang dirasakan sampai mengusik renungan. Dalam hal ini, BCL alias Bunga Citra Lestari sedang diganggu perenungannya dengan geliatan-geliatan hati.

Geliatan hati yang seperti apa? Sepertinya, masa lalu yang indah terkenang kembali seolah merasakan kondisi saat kejadian berlangsung. Perjumpaan cinta menemui cinta merupakan yang sedang dikenang, mengusik renungan. Hal yang wajar bila hati menggeliat karena apa yang sedang dikenang adalahh masa lalu yang membuat hati berbunga-bunga.

Lalu, “Suara sang malam dan siang seakan berlagu” menandakan geliat hati berlangsung setiap hari, berjumpa siang dan malam, mendendangkan lagu kerinduan untuk sang perindu. Ya, ini kisah tentang seseorang yang dilanda kerinduan yang teramat berat. Ada sebersik kepastian bahwa orang yang dirindukan sedang merindu pula. Bila hati sedang merindu, penyebutan nama selalu menjadi simbol. Ketika rindu, nama yang selalu disebut dalam hati dan mulut. Penyebutan nama seorang yang dirindukan membuahkan bayangan-bayangan apapun yang pernah dilewati dengan manis.


(Bait kedua):
Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian

Makna:

Bait di atas bisa memiliki waktu pengandaian alias masa depan. Tetapi bisa juga waktu kenangan alias masa sekarang. Kalau melihat konteks makna, kata “saat” yang berarti “ketika” bisa diartikan waktu nanti atau waktu sekarang. Lalu bagaimana memaknai kata “saat” pada penggalan bait tersebut? Waktu sekarang atau yang akan datang?

Arti dari kalimat “Saat aku tidak lagi di sisimu” adalah pengandaian ketika sudah tidak lagi di sisi orang yang dicintai, disayangi, di sisi kekasih. Saya lebih memilih kalimat pengandaian mengingat ada kalimat penguat yakni “Ku tunggu kau di keabadian”. Jadi, ketika atau saat terjadi sesuatu, berharap menginginkan sesuatu. Ketika tidak lagi di sisi seseorang, berharap ada perjumpaan dengan seseorang, yang disimbolkan dengan penantian.

Bait di atas tidak menjelaskan pengharapan dengan kalimat “Semoga berjumpa kau di keabadian” ketika terjadi perpisahan. Justru berkalimat “Ku tunggu kau di keabadian” yang menandakan perjumpaan pasti terjadi. Atau, penantian itu bisa saja wujud kesetiaan walapun tidak ada kepastian berjumpa.

Bait BCL Cinta Sejati Lirik di atas lebih kuat dalam menunjukkan kesetiaan sejati. Seseorang rela menanti orang yang dicintai tanpa harus memikirkan keberhasilan dari penantiannya yakni berjumpa.


(Bait ketiga)
Aku tak pernah pergi, selalu ada di hatimu
Kau tak pernah jauh, selalu ada di dalam hatiku
Sukmaku berteriak, menegaskan ku cinta padamu
Terima kasih pada maha cinta menyatukan kita

Makna:

BCL berkata dalam lagunya bahwa dia tidak akan pergi karena “selalu ada di hatimu“. Arti yang bisa dipahami adalah seseorang telah memiliki sosok BCL dalam hatinya walaupun sosok BCL tidak ada di sampingnya. Kedekatan perasaan yang membuat jarak jauh tidak membuatnya jauh dari BCL. Pengertian lain bisa dipahami bahwa BCL tidak bisa berpaling dari siapapun karena sosok BCL sudah ada dalam genggaman kekasihnya. Inilah yang disebut cinta sejati. Begitu juga kekasih BCL yang tidak bisa jauh dari BCL karena sosok kekasihnya ada di hati BCL.

Pada akhirnya ada sebuah penegasan antara BCL dan kekasihnya bahwa inilah cinta padamu dan padaku, cinta yang saling menyatu. Di sinilah patut disyukuri karena kenikmatannya membuat hubungan berjalan erat dan sejati.


(Bait keempat)
Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati

Makna:

Bagi BCL, cinta sejati melukiskan sejarah. Setiap orang memang berkisah karena tidak ada orang yang hidup tanpa kisah. Tetapi, kita semua tahu bahwa muatan makna sejarah (history) jauh lebih tinggi dibandingkan kisah (story). Sejarah adalah pengakuan atas kisah/cerita, mana yang layak diabadikan (untuk diambil hikmahnya oleh generasi kemudian), mana yang tidak. “Cinta kita yang melukiskan sejarah” berarti ada upaya untuk benar-benar menghidupi cinta sembari tak lupa mendokumentasikan pula dengan  penuh suka cita. Dari sini, orang-orang mulai mengaitkan Cinta Sejati dengan kisah antara BCL dan kekasihnya.


(Bait keempat)
Lembah yang berwarna
Membentuk melekuk memeluk kita
Dua jiwa yang melebur jadi satu
Dalam kesunyian cinta

Makna:

Lembah yang berwarna menggambarkan alam yang sejatinya memang tidak pernah monokromatis. Namun bila lembah berwarna itu melekuk sampai memeluk seseorang, dalam hal ini BCL dan kekasihnya, berarti ada di sepanjang perjalanan mereka ada berbagai rintangan. Pada momen ini, cinta membangun kesatuan untuk tetap bersama. Dalam kesunyian, kita bisa menikmati apa arti cinta dalam peleburan, penyatuan, manunggaling.


(Chord) Cinta Sejati
Intro : C F C F Am Dm E
Am
Manakala hati menggeliat
Dm
Mengusik renungan
G
Mengulang kenangan
F C E
Saat cinta menemui cinta
Am
Suara sang malam dan
Dm
Siang seakan berlagu
G
Dapat aku dengar
F C
Rindumu memanggil namaku
Dm E Am G
Saat aku tak lagi di sisimu
Dm G
Ku tunggu kau di keabadian
Am
Aku tak pernah pergi
Dm
Selalu ada di hatimu
G
Kau tak pernah jauh,
C E
Selalu ada di dalam hatiku
Am
Sukmaku berteriak
Dm
Menegaskan ku cinta padamu
G
Terima kasih pada
C
Maha cinta menyatukan kita
[verse]
Dm E Am G
Saat aku tak lagi di sisimu
Dm G
Ku tunggu kau di keabadian

Reff:
C E
Cinta kita melukiskan sejarah
Am G F G
Menggelarkan cerita penuh suka cita
C E
Sehingga siapa pun insan Tuhan
F Dm G C
Pasti tahu cinta kita sejati

Musik : Am Dm G C
Dm E Am G
Saat aku tak lagi di sisimu
Dm G
Ku tunggu kau di keabadian

Reff:
C E
Cinta kita melukiskan sejarah
Am G F G
Menggelarkan cerita penuh suka cita
C E
Sehingga siapa pun insan Tuhan
F Dm G C
Pasti tahu cinta kita sejati
F
Lembah yang berwarna
G Em
Membentuk melekuk memeluk kita
Am A Dm
Dua jiwa yang melebur jadi satu
F G A
Dalam kesunyian cinta

Reff II:
D F#
Cinta kita melukiskan sejarah
Bm A G A
Menggelarkan cerita penuh suka cita
D F#
Sehingga siapa pun insan Tuhan
G Em A
Pasti tahu cinta kita sejati
Outro : D G D G
C F C F

Evaluasi

Pesan moral yang disampaikan dalam lagu ini adalah: Hargai waktumu dengan mencintai, membagi kasih, bersama orang kalian cintai. Kamu enggak tahu kapan waktu itu akan berakhir. Bagi yang punya pasangan, semoga bisa lebih mencintai pasangannya, dan yang belum punya pasangan, jangan takut, pasti akan ketemu dan jangan pernah menyia-nyiakan cinta sejati.

Catatan Akhir:

Menurut saya, yang menjadi daya tarik dalam lagu ini adalah makna lirik yang sangat mendalam dan suara BCL yang sangat cocok menyanyikannya. Sedikit kekurangan yaitu, kurangnya instrument alat musik. Cinta Sejati hanya memakai piano. Barangkali jika alat musik yang digunakan lebih beragam seperti biola, gitar akustik, atau alat lainnya, lagu ini akan lebih enak lagi didengar.

 

(Disempurnakan dari tulisan Elmi Situmorang, siswi XII IPA 3 SMA Budi Mulia Pematangsiantar, T.A. 2019-2020)