Meski Berat, Doakan yang Baik untuk Mantanmu

Manganju nimmu nunga hubahen
Mangelek nimmu nga hu ulahon
Pangidoanmu sitauhulehon do
Asalma boi sonang rohami
Saleleng dohot au

Setia nimmu nunga hubahen
Unang mardua nga hu ulahon
Sudenai ito gabe balik do
Laos gabe ho do na lao mardua dalan
Dohot sidoli i

Reff:
Saonarion ito tuntunma lomom
Dang sipangorai au manang sipanjujui
Nunga tung haccit hu hilala hasian manghaholongi ho

Alai ingotma ito mardalan do sapata
Molo na denggan doi denggan do jaloonmu
Molo na haccit songon pambaenanmon tu au
Haccit do jaloonmu

Horas ma di ho ito
Dohot sidoli halletmi
Horasma di au ito
Na tininggalhonmon


Lagu ini enak. Renyah di telinga. Cuma, Saya punya ‘sedikit’ catatan kritis pada bagian liriknya.

Secara umum liriknya adalah ungkapan hati seorang lelaki – yang merasa sudah melakukan semampunya semua hal yang diminta kekasihnya – tetapi toh akhirnya ditinggalkan.  (Di video tersedia juga subtitel bahasa Indonesia bagi yang tidak memahami bahasa Batak).

Kritik yang kumaksud adalah terhadap penggalan lirik ini:

“Alai ingotma ito mardalan do sapata
Molo na denggan doi denggan do jaloonmu
Molo na haccit songon pambaenanmon tu au
Haccit do jaloonmu”

“Sapata” berarti “karma”.

Jadi, kalau diterjemahkan secara bebas kurang lebih si lelaki hendak melampiaskan kegeramannya sambil menyumpah mantan yang meninggalkannya. Begini:
(Mungkin sembari menangis sesenggukan ala cowok bucin metroseksual, dambaan ciwi-ciwi motor metic yang kalau mau belok kanan pasang lampu sein ke kiri)

Tapi, asal kamu tau ya.

Karma itu berjalan.

Kalau kamu menabur yang baik, kamu akan menuai yang baik.

Tapi kalau kamu membuat sakit hati, seperti yang kamu lakukan ke aku sekarang ini,

Ingat, kamu juga akan menerima yang sakit

 

Sepintas tak ada yang aneh. Toh benar kan? Berlaku hukum tabur-tuai (bagi yang mempercayainya). Jika kamu melakukan sesuatu yang baik, niscaya (dibantu oleh segenap alam semesta) kamu akan mendapatkan yang baik pula. Jika kamu melakukan yang buruk, niscaya (dibantu oleh segenap alam semesta) kamu akan mendapatkan yang buruk pula. Makna yang mirip juga sebetulnya bisa kita dengar pada lagu yang dinyanyikan Ambisi Trio “Dos do Nakkokna” ciptaan Iran Ambarita: Molo sinuan hassang, hassang do na tubu. Molo sinuan gadong, gadong do na tubu. Molo sinuan na denggan, sai na denggan do na ro. Molo sinuan na roa, sai naroa do na ro.

Terus, masalahnya dimana?

Pertama sekali penting diingat bahwa jika sebuah karya seni (termasuk lagu) dipublikasikan, maka karya itu menjadi bagian dari masyarakat. Hak cipta dan hak terkait lainnya memang adalah milik pencipta atau label rekaman yang memproduksinya, tetapi alamat dari pesan lagu tersebut adalah masyarakat. Karena itu, jika liriknya tepat, publik akan menjadikannya sebagai lagu yang pantas ditiru, dinyanyikan ulang, bahkan dijiwai. Sebaliknya, jika liriknya kurang tepat, publik berhak mengkritisinya bahkan menegur penciptanya jika perlu. Memang sudah adabnya, karya seni yang baik itu mendidik pendengar ke hal yang baik untuk melakukan yang baik pula.

Masalahnya, lirik “Mardua Holong” ini melulu ungkapan emosional seorang lelaki galau. Tidak ada lirik remedi (mengobati) atau rehabilitatif (memulihkan) di dalamnya sebagai pengobat rasa sakit terhadap moralitas yang tercabik-cabik. Murni mau menegaskan kejamnya hukum Hammurabi “mata ganti mata”. Atau supaya tidak kedengaran terlalu kejam, “jika ditampar pipimu, tabok lagi pipinya”. Itu pun masih kejam juga. Intinya, insan manusia yang menyenandungkan lagu ini mempertontonkan keegoisannya – yang walaupun mungkin jujur begitu adanya –  terhadap manusia lain, mantan kekasihnya. Seolah tak cukup di antara mereka berdua, dia juga mau berteriak ke seluruh dunia: “Ingat, karma itu berjalan”.

Iya. Kami tahu. Sebagai pendengar kami sangat terpapar dengan kepercayaan bahwa karma itu ada (atau setidaknya dipercaya ada). Sama seperti kanker, perbudakan, perang, pemerkosaan dan kata-kata negatif lainnya.

Karena kami sudah tau, biarkanlah realitas pahit itu terjadi – sekali lagi, jika benar ada – pada kehidupan nyata. Kita semua memiliki beban dan keluhan masing-masing. Juga sudah tak bisa dihitung sudah berapa sering kita merasa di ambang batas kesabaran bahkan garis nadir hidup (grenzsituation), mengutip sang fisuf Karl Jaspers. Kita butuh sesuatu yang indah dan menghibur. Bukankah seni itu hakikatnya adalah indah dan menghibur? Karena itu kami ingin mendengar lagumu. Tetapi, mengapa kau memperdengarkan kenyataan pahit itu lagi? Seolah kau lebih tahu dari kami.

Okelah. Ini soal perasaaan, kau bilang. Tapi, asal kau tau saja ya. Soal rasa kesal bahkan mungkin dendam beberapa saat setelah putus dengan mantan kekasih, kami juga mengalaminya. Kami pernah berada pada posisi itu. Seakan langit runtuh karena orang yang selama ini kami yakini sudah benar-benar melabuhkan hatinya pada kami, toh bisa berbalik arah juga, memilih tempat berlabuh yang lain. Oke. Itu manusiawi. Sebagai manusia, kau dan kami, masih manusiawi, dan bisa juga jujur jika diminta. Perbedaannya: kami menyimpannya sendiri. Kami mencari masa untuk tenang terlebih dahulu. Mungkin benar bahwa jika terjadi perpisahan, mantan melakukan banyak kesalahan atau situasi yang tidak mendukung (entah itu status sosial, ekonomi, cinta beda agama, fisik dan lainnya) tapi lalu kami sadar: besar atau kecil, kami juga menyumbang kesalahan yang sama, atau jangan-jangan malah lebih parah.  Tanya saja hati kecilmu: jika dia memang nyaman denganmu, dia tidak akan memilih yang lain. 

Maka, ketika perpisahan terjadi, tidak selalu jelas siapa yang meninggalkan dan siapa yang ditinggalkan. Tidak ada penjahat dan yang dijahati. Jangan-jangan malah kamu yang jahat karena sudah merasa melakukan segalanya, tapi lalu mengutuk mantanmu karena tidak membalas sesuai pengharapanmu. Idealnya, kamu dan aku bisa belajar dari “Cinta Tak Harus Memiliki”-nya Charly ST12 atau “Cinta Beda Agama”-nya Vicky Salamor. Alih-alih menyalahkan pasangan, mereka melihat bahwa ada hal lain yang menyebabkan perpisahan itu. Tak melulu karena si mantan itu benar penjahat.

Karena itu, saranku:

MESKI BERAT, DOAKAN YANG BAIK UNTUK MANTANMU.

Kembali ke analisis lirik ya. Berbeda dengan lirik “Dos do Nakkokna” yang pada akhirnya mengajak orang untuk berbuat baik: “Jala angkup ni i, unang ma ginjang roham. Unang ma leas roham mangida jolma na mauas na male. Asa denggan sude. Asa retta sude. Ai ido nihalomohon ni Tuhan i” (Jangan tinggi hati. Jangan memandang rendah orang yang miskin. Supaya semua akhirnya menjadi baik. Sebab itulah yang dikehendaki Tuhan). Jadi jelas ya, meski sebelumnya juga berbicara tentang tabur-tuai atau tumimbal lahir atau karma alias sapata, akhirnya mengarahkan pada yang baik juga. Maka pantas lirik dan lagunya didengarkan, dinyanyikan ulang dan dijiwai. Sebab mengandung nilai moral yang baik.

Bahkan lagu Iwan Fals yang berbunyi “Lonteku … terimalah kasihku atas pertolonganmu di malam itu” tetap mengakomodasi fungsi pendidikan moral dan karakter ini. Ia mengobati hati pendengar setelah melukainya dengan kata “lonte” alih-alih “perempuan”.

Satu hal lagi tentang kata “sapata”. Bagi orang Batak, segmen terbesar pendengar lagu “Mardua Holong” ini, mereka memahami betul arti dari frasa “hata do pardebataon“. Kata-kata yang keluar itu adalah doa. Kata-kata yang diucapkan dengan sungguh-sungguh itu efficax alias manjur. Ia bisa mendatangkan berkat sekaligus kutuk. Itu sebabnya, orang Batak tidak terlalu suka lagi “marpate-patean”


Catatan kritis yang sedikit ini hanya untuk tujuan pendidikan moral dan karakter semata. Jika memang lagu “Mardua Holong” dicipta tanpa memikirkan aspek moral ini, berarti catatan ini tidak relevan. Anggap saja sebagai salah satu komentar di konten Youtube-mu yang sudah ditonton  jutaan kali itu.

Apapun itu, wahai seniman, teruslah berkarya! Itu saja catatan kritisnya. Di luar itu, lagu “Mardua Holong” ini bagus. Enak. Renyah di telinga.

 

 

Facebook Comments

Hidup Miskin Jangan Salahin Tuhan

Jika kamu adalah orang Hokkian, mestinya kamu tau lagu Ai Piah Cia Eh Yia, lagu Hokkian yang cukup populer di dunia. Karena sudah populer, maka meski kamu bukan seorang Hokkian, bagus juga kalau kamu tau lagunya.

Selain memiliki irama yang bagus, lagu ini juga memiliki arti yang luar biasa. Konon ini salah satu kunci keberhasilan para kaum Cina Hokkian perantau dimanapun berada. Di Pematangsiantar, di Medan, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Bengkulu, Medan, Surabaya, Bali, Banjarmasin, Kutai, Makassar, Kendari, Manado, dan Ambon. Kalau di Jakarta sendiri biasa banyak ditemui di daerah Muara Karang, Pantai Indah Kapuk, Kelapa Gading dan sekitarnya. Singkatnya, di banyak tempat di Indonesia.

Eh, bentarbentar. Kok bisa lagu bikin sukses?

Kayaknya sih nggak sesederhana itu maksudnya ya. Maksudnya tuh, pesan dalam lagunya membangkitkan semangat orang untuk bekerja tanpa lelah untuk memperbaiki keadaan. Silahkan kamu terjemahkan sendiri “bekerja tanpa lelah” itu maksudnya bagaimana.

Kamu bisa pakai filosofi “Kerja, kerja, kerja” ala Pak Jokowi.

Atau “Work Smarter, Play Harder” ala generasi buruh korporat digital yang  bersemangat entrepreurial.

Atau “Work Hard, Invest Harder” ala yelyel penanam saham pemula.

Atau nggak perlu pakai filosofi-filofian segala.

Pokoknya kerja saja. Udah.

Jadi, kalaupun kamu bukan seorang Chinese Hokkien, jika kamu mau sukses juga seperti mereka, kamu juga boleh mempelajari dan menyanyikan lagu ini. (Memangnya selama ini lagu ini dilarang ya? Ya nggak juga sih.)

Xixixixixi …

(Gitu katanya kalau ketawa orang kaya).

Intinya, lagu ini menjadi alarm untuk terus memperbaiki diri sendiri terlebih dahulu jika ingin meningkatkan taraf penghidupan dan kesejahteraan. Tidak melulu menyalahkan orang lain, entah itu Jokowi, pemerintah, bos atau Omnibus Law yang baru disahkan pada 5 Oktober yang lalu.

Miliki Budaya Kerja terlebih dahulu. Jika sudah bisa terpenuhi sandang, pangan, papan dan pulsa seluler, lalu mau coba buka usaha ya silahkan. Jika usahamu berhasil, pahalamu bertambah, pundi-pundi rezekimu berlipat. Nanti kalau kamu sudah jadi bos, senyum karyawanmu setiap kali gajian adalah kebahagiaan tersendiri buatmu sebagai pengusaha (itu kata teman Saya sih)

Ya sudah. Supaya tidak semakin melantur kemana-mana, inilah dia lirik lagu pembawa kesuksesan itu.

Haaiyaa


爱拼才会赢
Ai pia cia e ya
Bekerja keras baru dapat berhasil

一时失志 不免怨叹
Chi shisi ci e mian huan dan
Sekali gagal jangan mengeluh, dan menyalahkan hal-hal di sekitar kita

一时落 魄不免胆寒
Chi si lo bie e mian dan han
Sekali terpuruk jangan bersedih dan cemas

那通失去希望 每日醉茫茫
Na tang sit gi hii bang, mui lit zui bang bang
Mana boleh kehilangan semangat, Tiap hari mabuk-mabukan

无魂有体亲像稻草人
Mbo hun wu dei qing qiu tiu jao lang
Seperti orang-orangan pohon padi di sawah, punya badan tak punya nyawa,

人生可比是海上的波浪
Yin shing ko pi si hai siong e po long
Kehidupan manusia ibarat ombak di lautan,

有时起有时落
Wu si gii wu si luo
Kadang naik, kadang turun,

好运歹命
Ho un pai un
(Tak perduli) Nasib baik, (ataupun) nasib buruk,

总吗要照起工来行
Cong ma ciao gi kang lai kia
(pekerjaan) selalu harus dilaksanakan dengan teratur.

三分天注定 七分靠打拼
Sa hun ti cut tia, Thjit hun ko ba pia
Tiga puluh persen adalah nasib, tujuh puluh persen adalah hasil bekerja keras (juga sebaiknya bekerja cerdas)

爱拼才会赢
Ai pia cia e ya
Bekerja keras (dan bekerja cerdas) baru dapat berhasil.


Oh iya. Ini ada video versi kontemporer dengan tambahan lirik dan motif lagu. Saya lebih suka versi yang ini.

Pertama, musikalitasnya lebih modern, lebih cocok dengan kaum muda seperti Saya.

Kedua, penyanyinya cantik. Jadi ya juga cocok dengan kaum muda seperti Saya. Hahaha …

Facebook Comments

Pilihlah Hidup

Aaa … aaa …. aaa …

Should’ve stayed were the signs I ignored?

Can I help you not to hurt anymore?

We saw brilliance, when the world, was asleep.

There are things that we can have but can’t keep

 

If they say

Who cares if one more light goes out

In a sky of a million stars?

It flickers, flickers

Who cares when someone’s time runs out

If a moment is all we are

We’re quicker, quicker

Who cares if one more light goes out?

Well I do.

 

The reminders pull the floor from your feet

In the kitchen, one more chair than you need oh

And you’re angry, and you should be, it’s not fair

Just ’cause you can’t see it, doesn’t mean it isn’t there

 

If they say,

Who cares if one more light goes out

In a sky of a million stars?

It flickers, flickers

Who cares when someone’s time runs out

If a moment is all we are

We’re quicker, quicker

Who cares if one more light goes out?

Well I do.

 

If they say,

Who cares if one more light goes out

In a sky of a million stars?

It flickers, flickers

Who cares when someone’s time runs out

If a moment is all we are

We’re quicker, quicker

Who cares if one more light goes out?

Well I do.


Lagu ini cukup legendaris bagi banyak orang, termasuk Saya.

Pertama, karena Chester Bennington, si vokalis Linkin Park yang menyanyikan lagu ini, kita ketahui meninggal bunuh diri. Ini sudah lebih dari cukup menjelaskan mengapa lagu ini kemudian menjadi sangat sarat makna dan pesan untuk direnungkan.

Kedua, setelah melihat versi cover dari One Voice Children’s Choir, ada perasaan merinding meski sudah mendengarkannya untuk kesekian kalinya. Versi yang dibuat dalam rangka bulan Suicide Prevention and Awareness (Sikap Mawas dan Pencegahan terhadap Bunuh Diri) ini membuat “One More Light” semakin istimewa. Selain karena ketertarikan dengan melodi lagu yang dengan menakjubkan dinyanyikan oleh paduan suara, anggotanya anak-anak pula, dengan indah duka dan harapan tergambar disini.

Belum lama ini, kita mendengar banyak kejadian artis bahkan orang biasa yang melakukan tindakan bunuh diri. Saya tidak ingin memulai perdebatan tentang asal-muasal, sebab atau situasi yang menyebabkan fenomena suram generasi kita ini. Sebab sangat kompleks dan rentan subjektif jika mencoba menggunakan sudut pandang tunggal.

Saya hanya mau menawarkan supaya kita sesekali memperkaya nalar kita yang sangat rasional-positivistik dengan kandungan cipta yang penuh dengan rasa dan empati. Melalui seni terutama lagu, hal ini lebih tepat dan akurat tersampaikan. Sebagai anasir tertinggi dari peradaban yang tinggi (terlebih bagi warga Nusantara yang kerap menyebut dirinya berbudaya adiluhung), lagu (sebagai bagian dari seni dan budaya) sekali lagi menegaskan dirinya sebagai sarana komunikasi yang paling tepat. Di dalamnya, misteri hidup dan mati – yang tak hentinya membuat kita bingung – disampaikan dengan indah.

Kembali ke cover One Voice Children’s Choir. Seperti ditulis di deskripsi videonya, ternyata lagu ini juga mereka dedikasikan untuk salah satu anggota paduan suara mereka, Megan. Sang konduktor, Masa merasakan kepedihan yang cukup mendalam atas kepergian gadis cilik Megan. Sedih-sesedihsedihnya, sama dengan orangtua, teman dan kerabat Megan.

Ketiga, sekali lagi, seni yang bagus, ialah seni yang menyatukan manusia. Seniman yang baik akan menciptakan karya yang menyatukan manusia. Jika setiap mendengar lagunya kita menjadi teringat akan sosok dan pesan kehidupan yang disampaikannya, itulah seniman yang sudah mencapai pencerahan tertinggi. Buat Saya, “One More Light” adalah salah satu contohnya.

Keempat, seperti pesan lagu ini: Pilihlah hidup.

Choose to live.

Choose to stay.

Facebook Comments

Akronim Lucu Marga Batak

Pagi semuanya …

Buat teman-teman Batak generasi Milenial (Z) dan generasi Alpha yang bingung dan penasaran tentang marga yang disandangnya, sebetulnya marga bagi suku Batak itu berfungsi untuk menentukan hubungan kekerabatan (partuturon) dan menunjukkan identitas dari keluarga mana seseorang berasal.

Istilah psikologis kerennya, marga menjadi penghubung antara independent self (diri pribadi) dan interdependent self (diri kolektif).

Sebagian besar detail tentang marga, selain di Wikipedia,  juga sudah bisa kalian temukan di Genealogi ID. Ada ulasan tentang asal-usul, folktale alias cerita, legenda dan mitos yang menyertainya, varian versi dan detail lainnya.

Eh, tapi kalian kan tidak suka dengan yang serius begitu kan?

Nah, supaya tidak serius-serius banget, kalian tetap bisa kok pelan-pelan bisa mengenali marga kalian dan teman-teman kalian melalui materi yang lebih ringan bahkan lucu.

Salah satunya melalui konten video lucu, seperti yang dibuat secara kreatif oleh Jhony Simatupang pada video Youtoube di bagian paling akhir artikel ini.

Kabar baiknya:

Sebagai generasi Y Saya memahami bahwa kalian adik-adikku Gen Z dan A tidak suka yang repot, lelet dan tidak visual.

Nah, pada postingan kali ini saya akan membagikan kumpulan kepanjangan dari marga Batak yang lucu dan romantis yang dimuat di video parodi Youtube itu. Jadi, sama halnya dengan video itu yang hanya parodi semata, tulisan tentang marga dan plesetannya ini pun parodi semata, murni untuk hiburan.

Ya udah.

Kita mulai saja ya.


Silaban

Siap Dilamar Pariban


Manullang

Mantan Sudah Nikah Tapi Aku Lupa Datang


Sihotang

Sisa Saldoku Habis Tapi Ku Akan Tetap Sayang


Situmorang

Setia Untuk Semua Orang


Sibarani

Siapa Berani Sini Langsung Nikahi


Hutasoit

Hubungan Tanpa Solidaritas Itu Sakit


Hutabarat

Hanya Tuhan Yang Tahu Besar Cintaku Tanpa Syarat


Sitanggang

Si Tampan Jarang Digoyang


Tampubolon

Tampamu Aku Belom Bisa Move On


Manalu

Mauku Cintaimu Selalu


Nainggolan

Nanti Disenggol Kamu Ketagihan


Simamora

Sikapmu yang Dingin Membuat Cintaku Membara


Silalahi

Si Dia yang Sudah Lama Dilamar Tapi Tak Kunjung Dinikahi


Pasaribu

Pacaran Sudah Layaknya Bapak dan Ibu


Purba

Punya Rasa Tapi Tak Bisa Apa-Apa


Tanjung

Tahan Nafsu Sampai Ujung


Siregar

Sering Disakiti Tapi Tetap Tegar


Lubis

Masa Lalu yang Nggak Pernah Habis


Harahap

Hanya Cintamu yang Kuharap


Nababan

Nanti Biarlah Kebahagiaan Kebahagiaanku Denganmu Tak Berkesudahan


Samosir

Sama Suka, Sama-sama Menggoda, Sama-sama Naksir


Simbolon

Siap Menjadi Calon Mantu Baik Tapi Sinamot Jangan Diskon


Hutapea

Hubungan Tanpa Perantara


Simatupang

Siang Malam Tunggu Panggilan


Sianturi

Siang Malam Hanya Tidur Sendiri


Sitepu

Setia Tapi Pemalu


Sibuea

Sering Dibuat Kecewa


Marpaung

Mudah Marah Pantang Disinggung


Hasibuan

Hanya Sebuah Impian Bukan Kenyataan


Tamba

Tatapan Matanya Membuat Tergoda


Sitinjak

Sayang Ini Tidak Akan Beranjak


Siagian

Selalu Ingat Tanggal Jadian


Tobing

Tontonan Bikin Bingung


Pandiangan

Pandai Berangan-angan


Tambunan

Tampan Bukan Pilihan


Harianja

Hanya Rasa Ingin Dimanja


Malau

Masih Galau


Panjaitan

Pantas Jadi Panutan


Siahaan

Setia Hanya Dengan Perasaan


Manurung

Masih Menunggu Keburu Ditikung


Sinaga

Sian Najolo Ganteng

(Indo: Dari dulu udah ganteng. Masak iya sih?)


Sigiro

Sian Ginjang I Do Ro

(Indo: Datengnya dari atas, Bro. Malaikat kali yee)


Gurning

Gugur Rambut Di Kening


Simangunsong

Si Malas Ngomong Bukan Karena Sombong


Sekarang, tinggal klik saja videonya untuk melihat versi lengkap daftar di atas.

Apakah margamu sudah ada dalam video ini? Atau kamu ingin membuat sendiri kepanjangan yang keren dari margamu? Silahkan menuliskannya di kolom kometar blog ini.

Atau, jangan-jangan kamu malah sudah punya niat untuk membuat konten kreatif tandingan di Youtube berupa parodi seperti diatas? Yuk, bikin aja.

Facebook Comments

Legenda Sipirok – Si Bisuk Naoto dan Raja Naloak

 

Dia dipanggil si Bisuk Naoto, meskipun ayahnya memberikan namanya sebagai Mara Sonang. Dia lahir dari keluarga biasa-biasa saja, di perkampungan yang biasa-biasa saja, dan masa depannya pun, tampaknya, akan biasa-biasa saja. Cuma, dia memiliki kecerdasan luar biasa karena keluguannya.

Suatu hari si Bisuk Naoto kebelet ingin buang air besar. Dia terburu-buru berlari ke sebuah sungai. Di pinggir sungai itu, dia bertemu dengan sepasukan prajurit kerajaan. Dia tak sadar, para pajurit kerajaan berada di tempat itu bersama Sang Raja.

Saat itu, Sang Raja sedang buang air besar di sungai. Para prajurit membelakangi sungai, tak ingin melihat Sang Raja yang sedang buang hajat. Saat itulah Si Bisuk Naoto melangkah terburu-buru lewat belakang para prajurit, bergerak ke ulu sungai karena malu buang hajat dekat para prajurit.

Tiba di ulu, si Bisuk Naoto buang hajat. Malang, hajat si Bisuk Naoto melintas tepat di hadapan Sang Raja yang sedang buang hajat. Melihat kotoran manusia melintas di depannya, Sang Raja gusar bukan main. “Kurang hajar. Siapa yang berak di ulu. Cari tahu orang itu, tangkap dan hukum!” teriak Sang Raja.

Para prajurit tergopoh-gopoh ke ulu dan menemukan si Bisuk Naoto sedang buang hajat. Para prajurit menangkapnya, menyeretnya ke hadapan Sang Raja yang baru selesai buang hajat.

“Hukum orang ini!” titah Sang Raja.

Si Bisuk Naoto dipegangi dan hendak dihukum, tapi dia berhasil meyakinkan para prajurit agar menunda karena ada pesan terakhir yang ingin disampaikannya.

Salah seorang prajurit menyampaikan kepada Sang Raja bahwa si Bisuk Naoto ingin menyampaikan pesan terakhir. Sang Raja menerima, dan menyuruh prajurit membawa si Bisuk Naoto ke hadapannya.

“Apa pesan terakhirmu. Cepat katakan!” kata prajurit.

“Maaf, Baginda Raja,” kata si Bisuk Naoto. “Hamba tak merasa melakukan kesalahan apapun, kenapa Hamba dihukum.”

“Kurang hajar!” bentak Sang Raja. “Selama hidup saya, belum pernah ada orang yang berani melakukan penghinaan seperti yang kau lakukan.”

“Maaf, Baginda. Hamba yang daif ini tidak berani menghina Baginda.”

“Kau buang hajar di ulu padahal kau tahu saya ada di ilir. Apa maksudmu selain menghina saya.”

Si Bisuk Naoto mengangguk. “Oh, itu persoalannya, Baginda.” Si Bisuk Naoto menelan ludah yang terasa pahit. “Sebetulnya, Baginda, bukan maksud Hamba menghina Baginda. Sebaliknya, Hamba hanya ingin menunjukkan penghormatan Hamba. Sebagai seorang Raja, Hamba tahu kalau Baginda selalu mendapat pengawalan ekstra ketat ke mana-mana. Seluruh anggota keluarga kerajaan juga mendapat pengawalan ketat. Cuma, Hamba perhatikan, masih ada yang kurang dalam pengawalan itu.”

“Apa maksudmu?”

“Maaf, Baginda. Dalam pengamatan Hamba, kotoran Baginda yang mengalir di sungai itu belum dikawal. Makanya, Baginda, hamba berusaha bersikap baik dengan mengawal kotoran Bagianda. Hamba buang hajat di ulu agar hajat Baginda yang mengalir di sungai ada yang mengawalnya. Bukankah semua hal terkait Baginda harus mendapat pengawalan.”

Sang Raja tersenyum. “Kau benar juga.”


Dikutip sebagaimana aslinya dari tulisan Budi Hutasuhut.
Facebook Comments

Kompilasi Pertanyaan – Imajinasi pada Seni Rupa 2D

  1. Apa perbedaan antara aliran naturalisme dan romantisme dalam karya seni lukis? Bukankah aliran naturalisme dan aliran romantisme termasuk dalam satu gaya seni lukis, yaitu gaya representatif yang berarti menggunakan keadaan yang “nyata” dalam kehidupan masyarakat dan alam?
  2. Ketika seseorang ingin mengungkapkan sesuatu dalam bentuk lukisan, apakah harus belajar keterampilan khusus melukis dulu agar hasilnya sesuai dengan bentuk penggambarannya?
  3. Mengapa karya lukisan saat dijual/dibeli bisa menjadi sangat mahal padahal jika dilihat dari sudut pandang orang lain lukisan tersebut terkesan “biasa saja”? Selain itu karya lukisan tersebut bisa jadi digunakan sebagai “terapi penyembuhan mental”.
  4. Bagaimana cara kita menentukan atau menilai bahwa karya seni rupa dua dimensi tersebut merupakan sebuah karya yang baik/bagus. Apa hal yang mendasar yang perlu kita ketahui untuk menilai karya tersebut?
  5. Apakah karya seni rupa dua dimensi bisa diukur berdasarkan proses pembuatannya saja atau hanya sekedar hasilnya saja?
  6. Suatu karya seni rupa harus memiliki asas-asas untuk menunjukkan karya tersebut. Apakah suatu karya yang memiliki gambaran dan arti yang abstrak dan tidak memenuhi asas-asas tersebut bisa dibilang sebagai karya seni rupa?
  7. Salah satu asas menggambar ekpresi adalah asas keseimbangan. Jenisnya ada sentral, diagonal, simetris, dan asimetris. Jelaskan.
  8. Lukisan abstrak adalah lukisan yang bentuknya tidak berhubungan dengan bentuk apapun dan terkadang memperlihatkan bentuk acak acakan dan tidak masuk akal. Jadi pada pengklasifikasiannya gaya apa yang dipakai dalam pembuatan lukisan tersebut dan bagaimana cara menilai nilai estetika lukisan tersebut?
  9. Mengapa proses menggambar ekspresi berbeda dengan menggambar bentuk?
  10. Bagaimana jadinya hasil sebuah karya jika semua gaya dalam seni rupa (gaya ketepatan objektif, gaya bentuk formal, gaya emosi, dan gaya fantasi) disatukan dalam satu karya?
  11. Termasuk ke dalam aliran apakah lukisan Monalisa? Dan teknik apa yang digunakan pelukis sehingga lukisan tersebut bisa dilihat seolah-olah tersenyum?
  12. Setiap lukisan pasti memilik unsur yang berbeda dari unsur sekitarnya yang ditetapkan oleh pelukis itu sendiri, jadi jika seorang pelukis menetapkan salah satu dari lukisannya sebagai center of interest tetapi kebanyakan penikmat menunjuk gambar lain sebagai center of interest, jadi gambar center of interest yang mana?
  13. Dari gaya ketepatan objektif, gaya bentuk formal, gaya emosi, dan gaya fantasi, dari setiap gaya tersebut, apa gaya yang pada umumnya menciptakan karya seni yang paling menarik dan paling berharga dan apakah gaya tersebut dapat di kolaborasikan (2 gaya atau lebih dalam 1 karya seni)?
  14. Karya seni itu digali melalui sumber ide. Ide itu gagasan pokok yang ingin disampaikan kepada masyarakat melalui berbagai bentuk karya seni. Tetapi mengapa dalam gambar ekspresi tidak diberi kebebasan untuk mengungkapkan perasaannya ?
  15. Bagaimana para seniman dapat memadukan dan menuangkan karya lukisan gaya fantasi menjadi sangat bermakna dan menginspirasi?
  16. Keselarasan warna dapat di peroleh dengan memadukan warna monokromatis, analogus,d an komplementer. Apa perbedaan monokromatik dengan analogus?
  17. Bagaimana cara memaknai gambar abstrak, dan menilai gambar abstrak dan mengapa lukisan abstrak itu bisa memiliki harga yang tinggi untuk di jual?
  18. Umumnya seorang pelukis akan melukis sesuai dengan apa yang dia lihat atau dia rasakan (emosi). Namun, saat ini banyak kita temui jika terdapat lukisan yang di taksir dengan harga mahal dan disebut-sebut memiliki nilai estetik yang tinggi dan bermakna, padahal sang pelukis lukisan tersebut adalah hewan, yakni gajah. Bagaimana bisa lukisan itu disebut bermakna dan memiliki nilai estetik yang tinggi sementara kita sudah tahu bahwa sang pelukis hanyalah hewan yang belum tentu memiliki perasaan saat memberikan warna pada canvas secara acak? Apakah dengan hanya menaruh warna secara acak pada canvas tanpa melibatkan perasaan dan tanpa berminat memberikan makna pada ‘lukisan’ itu, itu tetap bisa dikatakan sebagai lukisan?
  19. Di zaman yang semakin maju ini seni lukis pun ikut berkembang. Salah satu contohnya adalah seni melukis di atas wajah (facial painting). Apakah metode yang di pakai dalam facial painting sama dengan metode melukis di atas kanvas ?
  20. Apakah seorang pelukis memang harus menggunakan objek secara langsung atau bisa juga tanpa menggunakan objek?
  21. Bagaimana cara mengekspresikan ide/imajinasi kita melalui media sosial dengan tidak menyinggung SARA?
  22. Seni lukis memiliki banyak jenis salah satunya lukisan mosaik dan lukisan enamel. Apa itu mosaik dan enamel?
    Dalam pembuatan karya seni rupa, bagaimana cara kita menentukan teknik yang sesuai dengan objek seni rupa yang akan kita buat?
  23. Apa maksud dari irama dalam gambar ekspresi?
  24. Mengapa lukisan yang dipajang disebuah lukisan pameran ataupun museum dapat menambah nilai sebuah lukisan tersebut dibandingkan hanya dipajang dijalanan?
  25. “Keutuhan wujud seni lukis, terdiri dari ide dan organisasi elemen-elemen visual”. Apa sajakah yang termasuk elemen- elemen visual itu?
  26. Seni lukis juga perlu pertimbangan tentang unsur estetik. Apa yang dimaksud dengan unsur estetik dalam melukis?
  27. Seperti yang kita ketahui batik adalah salah satu contoh seni rupa 2D, apa teknik/ alat yang bisa di gunakan untuk membuat batik dan juga apakah semua jenis kain bisa kita gunakan sebagai media pembuatan batik?
  28. Dalam seni lukis, apakah pergerakan tangan saat melukis manual akan berpengaruh pada pengungkapan perasaan si seniman ?
  29. Pencampuran warna (mixing) dapat diterapkan dalam seni lukis. Pada saat kapan pencampuran warna dilakukan, dan berapa rasio perbandingan antar warna agar menghasilkan warna yang bagus dan menarik?
  30. Apakah imajinasi saja sudah cukup untuk menciptakan suatu karya seni rupa dua dimensi yang mencakup teknik bahan yang tepat?
  31. Apa yang membuat sebuah lukisan menjadi sangat bernilai? Apakah lukisan digital painting sama nilainya dengan lukisan manual? Digital painting memiliki banyak fitur (sentuhan teknologi) untuk menghasilkan karya seni yang lebih berkualitas dibanding lukisan manual. Sejauh yang saya tahu, lukisan manual lebih disorot dan harganya mahal. Mengapa demikian?
  32. Apakah teknik aquarel masih relevan dengan kehidupan sekarang?
  33. Di internet seorang pelukis yang menggunakan bahan cat pilox. Apakah ada teknik-teknik tertentu yang digunakan pelukis dalam membuat lukisan dengan bahan cat pilox?
    Bagaimana cara pelukis menggunakan gradasi gelap terang dalam teknik pointilis dan apa saja ciri khusus tekniik pointilis dengan teknis melukis lainnya?
  34. Seperti yang kita ketahui perkembangan zaman sudah sangat maju dimana telah banyak revolusi baru terkait berbagai bidang kehidupan kita, dimana salah satunya ialah Seni. Namun dari hal ini tentu kita sadar banyak profesi terancam hilang dan terasingkan terkait perkembangan yang begitu cepat. Jadi bagaimana cara para seniman untuk mampu berdiri dan bertahan dalam persaingan intens di pasar nasional dan internasional dalam promosi dan penjualan karya seni mereka, dimana kita ketahui sekarang untuk membuat suatu karya seni yang menakjubkan, tidak lagi diperlukan kerajinan tangan yang menguras Pikiran, Waktu dan Tenaga kita. Karena sudah banyak teknologi teknologi mutakhir muncul untuk dapat bekerja dan membuat grafis maupun karya seni yang lebih menakjubkan dimana hal itu juga dapat dilakukan oleh khalayak banyak sehingga tidak harus terfokus pada satu orang yang benar benar harus memiliki jiwa dan karakteristik seperti seorang seniman. Dan bagaimana sebenarnya orang-orang menilai dan memandang nilai dan karakteristik sebuah seni dimana kita tahu orang orang memiliki berbagai sudut pandangnya sendiri terkait hal itu, sehingga keberhargaan sebuah karya seni dipertanyakan?
  35. Apa dasar pelukis menentukan harga lukisannya terutama lukisan abstrak dan bagaimana harga itu dapat diterima oleh pelukis lainnya/pembeli?
  36. Apakah gambar ekspresi sama dengan gambar suasana/gambar naratif? Skill apa yang harus dikuasai untuk menggambar suasana?
  37. Gambar ekspresi adalah gambar yang dibuat secara bebas oleh si penggambar, tetapi kenapa ada beberapa pribadi melakukan kritikan atas karya si penggambar? Bukankah itu terserah kepada si penggambar hendak menggambar ekspresi apa saja?
  38. Kenapa seni yang dibuat secara manual lebih dihargai dibanding seni yang dibuat secara digital? Padahal sebenarnya kalau di lihat dari sisi kesulitan bisa dibilang relatif sama, tergantung pada situasi.
  39. Apakah penggunaan alat-alat lukis seperti minyak, kuas, kanvas dan alat melukis lainnya masih perlu dipakai pada zaman sekarang, karena pada zaman sekarang kita tahu bahwa kita dapat menggunakan aplikasi di gadget kita untuk melukis?
  40. Seorang pelukis melukiskan emosinya diatas kanvas dan ternyata hasilnya hanya sebatas gambar yang abstrak, bagaimana seorang awam bisa mengetahui kalau karyanya tersebut merupakan seni yang indah dan apakah ada unsur tertentu yang dapat dijelaskan kepada seorang awam tersebut agar dia mengetahui bahwa karya si pelukis tadi mengandung makna?
  41. Siapa seniman yang pertama kali mengembangkan karya seni rupa sehingga dapat berkembang sampai sekarang
  42. Dalam dunia seni, dikatakan bahwa seni itu relatif. Tidak ada yang bisa dikategorikan bagus atau kurang bagus. Masing masing memiliki rasa nya tersendiri. Bagaimana kita menyikapi hal itu? Karena terkadang di beberapa kasus sering terjadi kontroversi antar sesama dalam menilai seni, padahal masing masing karya sudah memiliki nilai seni tersendiri.
  43. Dalam membuat suatu karya seni lukis, tentu dibutuhkan suatu konsep untuk menjelaskan bahwa karya tersebut mengandung gagasan, pikiran, ataupun ekspresi seseorang. Namun kadang lukisan yang dihasilkan mengandung makna yang tersembunyi, misalkan lukisan tersebut berupa lukisan abstrak yang hanya berupa garis dan warna yang tidak beraturan. Bagaimana cara seorang pelukis untuk dapat mengekspresikan lukisannya dalam maksud yang tersembunyi namun tetap memiliki nilai seni yang tinggi?
  44. Dalam menggembangkan karya seni,ada metode intuitif dimana seseorang membuat karya seni tanpa perencanaan yang matang dan hanya mengutamakan eksperimen, juga trial dan error (proses belajar dengan coba coba). Namun pastinya eksperimen yang dicoba seniman tentunya memiliki arah dan maksud. Hal apa yang menjadi dasar seniman bisa melukis tanpa perencanaan yang matang namun memiliki nilai dan makna yang tinggi?
  45. Bagaimana cara seseorang membuat ukuran perbandingan yang pas sehingga ia dapat menggambarnya sesuai dengan objek yang dilukisnya ( terlihat realistis)?
  46. Dalam melukis banyak sekali teknik yang digunakan dalam pembuatannya. Sehingga, apakah untuk melukis kita harus mempelajari tiap teknik tersebut sebagai dasar melukis atau kita dapat melukiskan sesuatu tanpa sebelumnya mempelajari teknik tersebut dan melukis menggunakan imajinasi kita?
  47. Di Indonesia seni lukis jenis mana yang digunakan dan mengapa seni lukis itu menjadi sering digunakan oleh para pelukis?
  48. Pada bagian teknik seni rupa dua dimensi terdapat teknik plakat,dimana teknik tersebut digunakan untuk menentukan gelap dan terang dengan cara menutup. Bagian apakah yang ditutup pada seni rupa dua dimensi dan menggunakan bahan/alat apa seni rupa dua dimensi tersebut ditutup agar dapat menentukan gelap dan terang?
  49. Bagaimana kira-kira pertama kali manusia menggunakan imajinasinya dan diterapkan pada benda apa?
  50. Dalam seni rupa dua dimensi, hal – hal apa sajakah yang perlu kita perhatikan untuk pemenuhan asas menggambar ekspresi dan corak menggambar ekspresi?
  51. Apakah kita bisa menerapkan konsep lukisan 2 dimensi untuk dikembangkan menjadi konsep 3 dimensi. Kalau bisa apa saja yang sangat diperlukan untuk itu?
  52. Mengapa lukisan yang diciptakan oleh hewan memiliki nilai jual yang tinggi dan apa nilai seni yang terdapat di dalamnya?
  53. Apa proses-proses dalam pembuatan karya seni grafis? Dan apa kendala utama dalam proses seni grafis?
  54. Mengapa di pasaran internasional lukisan antik ataupun barang barang klasik terjual mahal sekali di pasaran padahal sekarang di aplikasi seperti Lightroom ataupun sejenisnya untuk mengedit foto sudah banyak.
  55. Dapatkah dalam seni lukis digunakan teknik pointilis dan apa itu teknik menggambar dengan rapido?
  56. Sebuah lukisan merupakan hasil imajinasi seseorang. Imajinasi tersebut kadang bahkan susah untuk dipahami maknanya. Bagaimana cara kita bisa memahami makna imajinasi dari lukisan tersebut? Aspek apa saja yang harus kita kuasai agar kita bisa memahaminya?
  57. Hal apa yang membuat seni(lukisan) masih tetap diminati dan dihargai dengan sangat mahal hingga sekarang sedangkan jaman sekarang potret hasil kamera lebih banyak beredar,lebih simpel,dan kelihatan sangat nyata?
  58. Bagaimana cara kita menentukan atau bahkan menilai suatu karya seni rupa dua dimensi yang kita jumpai adalah suatu karya seni rupa dua dimensi yang baik, apa saja faktor atau hal mendasar yang kita gunakan untuk menentukannya?
  59. Seni lukis adalah wujud ekspresi yang dituangkan menggunakan garis warna serta tekstur.Lalu mengapa pada saat pameran lukisan, ada lukisan yang tidak jelas, seperti coretan dan gambar yang sulit dipahami tetapi terjual dengan harga yang sangat tinggi?
  60. Seni lukis dikatakan sebagai suatu wujud ungkapan pengalaman estetik seseorang yang dituangkan ke dalam bidang dua dimensi rupa, yaitu garis warna dan tekstur. Yang dimaksud dengan pengalaman estetik adalah …?
  61. Saat membuat suatu karya seni rupa tentunya dibutuhkan imajinasi dari dalam diri kita sendiri. Bagaimana cara untuk mengembangkan imajinasi? Dan bagaimana cara mengatasi masalah bagi orang orang yang kesusahan untuk membuat suatu karya dengan imajinasinya sendiri?
    Bagaimana seorang pelukis dapat menuang imajinasi dan perasaannya ke dalam lukisan nya tersebut?
  62. Seni lukis terbagi 2, klasik dan modern. Bagaimana kita dapat memahami dan membedakan kedua hal tersebut dan berikan contohnya.
  63. Hal apa yang diperhatikan dalam lukisan sehingga harganya bisa mahal jika dijual? Padahal jika dilihat terkesan biasa saja.
  64. Apa yang menjadi daya tarik dalam seni lukis dan mengapa sebuah lukisan bisa menjadi sangat mahal padahal itu hanya sebuah imajinasi saja yang bisa dilakukan oleh semua orang?
  65. Bagaimana cara mengolah emosi menjadi sebuah imajinasi sehingga membentuk gaya aliran emosi?
  66. Apakah media melukis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perkemban pelukis pemula?
  67. Bagaimana seorang pengrajin menerapkan jenis, simbol, dan nilai estetis dalam konsep seni rupa?
  68. Bagaimana seorang pengrajin atau wirausahawan mampu memasarkan kerajinannya agar sesuai dengan kebutuhan dan keinginan lingkungan sekitar pasar lokal dengan sistem konsinyasi?
  69. Teknik yang digunakan untuk menempel kerajinan hiasan dinding salah satunya adalah teknik kolase yaitu menggabungkan berbagai barang bekas untuk menjadi sebuah bentuk kerajinan. Lalu apa aturan menggunakan teknik kolase agar kerajinan itu bisa memiliki nilai estetik walaupun terbuat dari barang bekas?
  70. Mengapa sulit bagi kaum awam untuk dapat mengerti makna di balik lukisan seniman, bahkan terkadang sulit menemukan sisi estetika dari lukisan (pada umumnya lukisan abstrak) para seniman terkenal?
  71. Dalam seni lukis diperlukan keterampilan khusus untuk merepresentasikan kehidupan nyata. Apakah lukisan selalu merepresentasikan kehidupan nyata? Bukankah kebanyakan lukisan mengekspresikan imajinasi pelukis?
  72. Kreativitas tentu saja menjadi unsur penting agar seorang seniman mampu menggunakan teori keterampilan dan menjawab persoalan dalam bidangnya masing-masing. Apa yang dimaksud dengan “teori keterampilan”?
  73. Kerajinan seperti apa yang memiliki peluang usaha menunjang dalam penjualan produk-produk di pasar lokal?
  74. Mengapa menggambarkan ekspresi harus memperhatikan asas? Apakah tidak bisa langsung sesuai imajinasi saja?
    Bagaimana cara menganalisis pesan yang terkandung dalam suatu karya seni yang bahkan terkadang seperti tidak memiliki makna sehingga sulit memaknai karya tersebut?
  75. Antara cat minyak dan cat air, yang manakah yang lebih baik digunakan pada saat melukis? Adakah kelebihannya saat menggunakan cat itu?
  76. Mengapa lukisan absurd dari seorang seniman bisa dianggap sebagai suatu mahakarya?
  77. Pada cetak datar (Lithography), salah satu cara pembuatannya dilakukan dengan teknik monoprint/cetak tunggal. Apa sebenarnya spesifik perbedaan cetak tunggal dengan teknik cetak lainnya?
  78. Jika suatu karya seperti seni rupa 2D semuanya memiliki ciri khas tersendiri sesuai bidang (alirannya) dengan perspektif, selera, dan sebagainya, bagaimana cara para kritikus profesional mengapresiasi suatu karya seni? Apakah mereka wajib menguasai setiap aliran yang berkaitan atau mereka hanya mengapresiasi secara subjektif sesuai selera, gaya, dan per bidang yang mereka kuasai saja terhadap suatu karya seni?
  79. Bagaimana cara mengetahui media atau bahan apa yang baik untuk mengekspresikan karya kita, apa itu hanya sesuka hati kita? Atau ada syarat syarat yang perlu diketahui untuk mengekspresikan karya kita?
  80. Kerajinan lokal terbagi menjadi 2 yaitu kerajinan adiluhung dan kerajinan fungsional maka pada masa modern ini kerajinan mana yang lebih sering dibuat dan diantara keduanya yang mana memiliki nilai jual paling tinggi?
  81. Mengapa dari seluruh teknik2 seni yang tertera di buku paket, jarang sekali diketahui atau bahkan ditemukan di seluruh daerah Indonesia. Dan kalaupun ada hanya sedikit saja. Apa yang membuatnya menjadi sangat tidak menarik di Indonesia sedangkan di Eropa seni sangat dijunjung tinggi?
  82. Dalam seni rupa terdapat banyak gaya dan aliran. Apakah ada pengaruh zaman terhadap gaya/aliran yang biasa dipakai oleh para pelukis? Kalau ada apa gaya/aliran yang sering dipakai pada zaman modern ini?
  83. Bagaimana cara mengorganisasikan unsur-unsur visual pada bidang datar dua dimensi?
  84. Gambar karikatur terbagi dari 3 jenis, yaitu karikatur, kartun dan animasi. Karikatur dan jenis kartun editorial memiliki ciri-ciri yang sama dimana bersifat menyindir. Apa ciri khusus pada karikatur yang berlebihan, tidak wajar, tidak dapat kita temukan di kartun editorial yang tujuannya sama-sama menyindir dan menghibur? Dibagian mana kita bisa menyimpulkan karikatur itu berbeda dengan kartu editorial?
  85. Pada gaya ketetapan objektif muncul gagasan bahwa seni adalah imitasi gejala visual, imitasi merupakan peniruan, bagaimana jika imitasi tersebut menyinggung seseorang dengan seni rupa yang dihasilkan?
  86. Karena perkembangan teknologi, peminat lukisan digital lebih ramai daripada lukisan tradisional. Bagaimana cara pelukis tradisional menyaingi nilai jual lukisan digital? Dan bagaimana cara pelukis tradisional melestarikan teknik melukis mereka?
  87. Apakah bisa terjadi penggabungan dua gaya dalam karya lukis? Jelaskan!
  88. Bagaimana cara kita sebagai penikmat suatu lukisan agar dapat dengan mudah memaknai suatu hasil karya seni?
  89. Seni gambar lebih menonjolkankan garis sedangkan seni lukis lebih menonjolkan warna. Apakah dari keterangan tersebut kita bisa menyimpulkan bahwa seni lukis lebih estetik dari seni gambar?
  90. Mengapa lukisan kuno umumnya lebih mahal nilai jualnya dibandingkan lukisan modern? Apa saja perbedaan teknik atau cara pembuatannya sehingga membuat nilai jualnya dan kestetikaannya berbeda?
  91. Kapankah manusia pertama kali menggunakan imajinasinya dan di mana diterapkan dan bagaimana penerapannya?
  92. Mengapa lukisan yang beraliran abstraksionisme banyak peminatnya padahal makna yang ditampilkan tidak jelas (hampir semua)?
  93. Pada saat kita melihat suatu lukisan, bagaimana kita bisa mengetahui gaya dan aliran apa yang terdapat dalam lukisan tersebut?
  94. Bagaimana cara seniman meletakkan pola imajinasinya ke dalam bentuk gaya ketepatan objektif, dalam aliran impresionisme dan pointilisme?
  95. Pada proses penilaian seni lukis apakah terdapat kriteria pemilihan gaya (tiap gaya memiliki tingkat nilai yang berbeda) atau penilaian diambil dari kecocokan lukisan kita dengan gaya yang kita pilih?
  96. Seni lukis itu berupa lukisan yang mengandung sebuah ekspresi perasaan si pelukis tersebut, lalu bagaimana jika karya pelukis itu ada yang menirukan atau memalsukan apakah itu disebut juga karya seni lukis? Dan bagaimana cara untuk dapat membedakan lukisan itu asli atau palsu?
  97. Bagaimana dan hal apa yang ditonjolkan asas irama dalam menggambar ekspresi, padahal yang kita ketahui bahwa irama berkaitan dengan seni musik. Jelaskan!
  98. Seperti yang kita ketahui bahwa corak ekspresi bagian karikatur bersifat menyindir dan melebih – lebihkan dengan tujuan memberikan kritik atau perlawanan sosial. Jadi misalnya ada seorang pelukis yang melukis sebuah objek yang menyindir pihak tertentu dengan latar belakang si pelukis tidak menyukai tindakan yang dilakukan pihak tadi. Jadi bisakah pihak tadi menuntut si pelukis atas dasar pencemaran nama baik?Apakah tindakan si pelukis ini salah bila karya yang dijadikan objek tadi misalnya pihak pemerintah yang dituduh melakukan korupsi? Dan apakah ada larangan khusus yang diberikan disuatu negara pada seniman untuk batas kritikan atau sindiran yang dituangkan dalam wujud seni oleh setiap seniman
  99. Bagaimana cara seniman dapat mengasah kemampuannya dalam mengolah daya khayalnya sehingga mampu menghasilkan sesuatu yang baru, belum pernah dilihat atau dibayangkan sebelumnya ? Dan apa yang bisa kita lakukan sebagai pengamat agar kita bisa mengerti dan mampu mendalami karya-karya seniman tersebut ?
  100. Apakah dengan memajang hasil lukisan disebuah pameran dapat menambah nilai jual lukisan tersebut?
  101. Apa pengaruh latar belakang pembuatan karya dalam menentukan apakah seni itu termasuk seni lukis atau seni gambar?
  102. Dengan adanya segmentasi pelanggan, jelaskan bagaimana cara yang dapat kita lakukan untuk memilih atau mencapai target pasar yang tepat sehingga penjualan lebih efektif?
  103. Gambar ekspresi adalah gambar yang dibuat secara bebas berdasarkan imajinasi dan penafsiran penggambarnya. Sedangkan dalam menggambar ekspresi memiliki asas-asasnya. Tidakkah asas-asas tersebut menghambat kebebasan dalam menggambar ekspresi itu sendiri?
  104. Apakah lukisan 3 dimensi termasuk ke dalam seni rupa 2 dimensi atau termasuk ke seni rupa 3 dimensi? Alasannya ?
  105. Apa yang mendorong para seniman untuk menerapkan gaya aliran fantasi dalam karya seninya, dan bagaimana cara seniman tersebut meletakkan titik imajinasinya kedalam karya seni aliran gaya fantasi, serta mengapa karya seni aliran gaya fantasi begitu populer di kalangan penikmat seni?
  106. Dalam menunjang keberhasilan penjualan produk di pasar lokal, bentuk kerajinan seperti apa yang memiliki peluang usaha yang menjanjikan?
  107. Seni lukis merupakan suatu wujud ungkapan pengalaman estetik seseorang, apa itu pengalaman estetik dan apa perbedaannya dengan imajinasi?
  108. Pada era teknologi saat ini, apakah seorang desain grafis diwajibkan menguasai semua teknik dalam seni rupa?
  109. Mengapa dalam penggunaan teknologi mesin akan mempengaruhi rasa yang akan diperoleh konsumen dan bagaimana perbedaan hasil suatu produk jika dibandingkan dengan keterampilan tangan?
  110. Apakah dalam kenyataan yang ada di lapangan langsung, para pembuat kerajinan memperhatikan aspek aspek seperti menghitung BEP (break event point) , jika tidak mengapa mereka tidak melakukan hal tersebut?
  111. Pada seni lukis diperlukan keterampilan khusus untuk menggambarkan sesuatu sebagai bentuk representasi kehidupan nyata. Keterampilan khusus apa yang diperlukan itu?
  112. Kriteria apa yang menjadikan hasil karya lukisan layak dipasarkan? Dan hal-hal apa yang harus kita perhatikan sebelum membeli sebuah lukisan?
  113. Bagaimana cara kita mengalirkan emosi kita ke dalam lukisan? Apakah dalam hal ini diperlukan pengendalian emosi diri?
  114. Bagaimana jika dalam proses menggambar ekspresi kita tidak menggunakan proporsi. Adakah pengaruhnya terhadap gambar tersebut? Jika ada apa pengaruhnya?
  115. Ada beberapa orang yang bisa dalam menggambar bentuk namun sulit berimajinasi untuk menggambar ekspresi atau bisa dibilang imajinasinya terbatas. Apa faktor-faktor yang dapat menghambat seseorang untuk berimajinasi atau imajinasinya tidak muncul dalam menggambar ekspresi padahal orang tersebut sangat cakap dalam menggambar bentuk dan bagaimana cara mengatasinya?
  116. Apakah mungkin seni lukis yang dinikmati secara visual dapat juga dinikmati oleh orang turnanetra?
  117. Saat kita bosan sering kita mencoret-coret abstrak pada kertas. Apakah itu dapat disebut suatu karya atau tidak? Jika tidak, kenapa ada seniman yang membuat gambar atau lukisan yang abstrak dan itu disebut suatu karya bahkan memiliki nilai ekonomis?
  118. Banyak lukisan ataupun karya seni di dunia yang dijual dengan harga mahal. Sebenarnya hal apa saja yang membuat suatu karya seni seperti lukisan memiliki nilai spesial sehingga dapat menjadi sangat mahal?
  119. Dari segi dimensinya seni rupa dua dimensi dibagi menjadi mencakup seni lukis dan seni gambar. Apa perbedaan seni lukis dan seni gambar dari segi media dan proses pembuatannya? Dan pada saat ini mana yang lebih diminati? Mengapa?
  120. Bagaimana proses mengorganisir unsur-unsur gambar sehingga terlihat indah dan harmonis pada suatu karya dan bagaimana cara menciptakan animasi tiga dimensi menggunakan lilin?
  121. Karya seni identik dengan hal yang mahal, karena proses pembuatannya membutuhkan waktu yang lama, dan kadang berbiaya mahal, bagaimana cara kita membuat sebuah karya seni yang berdaya jual tinggi, tapi memanfaatkan barang yang ada disekitar kita? Jelaskan dan berikan contohnya.
  122. Dalam seni rupa imajinasi cukup diperlukan dalam daya pikir untuk mengembangkan sesuatu. Jadi apakah setiap karya seni rupa itu bisa dalam bentuk nyata atau tidak?
  123. Apakah dalam melukis dengan mengungkapkan pengalaman ideologis memiliki aturan khusus agar tidak terjadi kesalahpahaman ketika kita melukis dengan pengalaman tersebut karena seperti yang kita ketahui bahwa ideologi identik dengan paham seseorang atau negara tertentu. Jikalau ada, bisa disebutkan apa saja aturannya?
  124. Jika ada seorang pelukis membuat karyanya dari imajinasi orang lain, sedangkan suatu karya itu ada dari imajinasi seseorang. Apakah itu masih dikatakan sebagai karya dari pelukis tersebut?
  125. Dalam berkarya pasti tidak asing dengan media-media yang digunakan. Apa sejarah penggunaan media-media tersebut, dari yang tertua hingga masa kini (modern)?
  126. Ketika kita membuat suatu karya seni rupa tentunya dibutuhkan kreativitas.. Bagaimana cara mengatasi masalah bagi orang orang yang sulit untuk membuat suatu karya dengan kreativitasnya sendiri?
  127. Bagaimana motivasi ekonomi dapat mendorong kreativitas untuk membuat sebuah karya seni?
  128. Hal apa yang menjadi ukuran baku untuk mencapai harmoni, keseimbangan, dan keindahan suatu karya berdasarkan gaya bentuk formal?
  129. Kita tahu bahwa dalam berkarya seni rupa dibutuhkan imajinasi yang tinggi. Namun banyak lukisan yang maknanya susah untuk dipahami seperti lukisan Monalisa. Bagaimana cara kita memahami makna setiap lukisan yang kita tahu imajinasinya terkadang ambigu?
  130. Seni lukis dan seni gambar itu berbeda. Seni gambar lebih menonjolkan unsur garis dan seni lukis menonjolkan unsur warna. Jadi bagaimana jika seni gambar itu dipadukan dengan warna dan seni lukis itu lebih menggunakan warna monokrom? Bagaimana kita dapat membedakan itu seni gambar ataupun seni lukis? Dan terkadang orang-orang pasti sangat sulit membedakan kedua seni tersebut. Apa unsur penting yang kita lihat untuk dapat membedakannya?
  131. Dalam pembuatan suatu karya seni rupa, pastilah dibutuhkan suatu teknik istimewa yang pastinya tidak semua orang bisa mempunyainya. Orang yang memiliki teknik istimewa untuk membuat suatu seni rupa tersebut dinamakan seniman. Namun ada beberapa orang yang hanya mampu membahasakan makna dari suatu seni rupa saja berdasarkan pengetahuan seni yang ia punya. Apakah ia dapat dikatakan sebagai seorang seniman? Karena biasanya dia lah orang yang menentukan layak atau tidaknya suatu karya tersebut untuk dipamerkan dan dipasarkan. Dan adakah kriteria yang dapat menyatakan seseorang itu seniman atau tidak?
  132. Jika pelukis menggambar dengan imajinasinya sendiri namun dengan objek yang memang logis, namun penikmat tidak dapat merasakan makna lukisan tersebut (atau apa yang sebenarnya suasana yang terjadi di lukisan tersebut), jadi apakah fungsi seni rupa hanya sekedar dinikmati dari segi visual (estetika)-nya saja dan alat pemuas bagi individu itu sendiri?
  133. Dalam gambar ekspresi dikatakan bahwa terdapat sedikit hambatan, yaitu tidak diberi kebebasan sepenuhnya untuk mengungkapkan perasaannya, lalu mengapa dikatakan gambar ekspresi jika kita tidak bisa mengungkapkan perasaan kita secara penuh?
  134. Dalam mengekspresikan gagasan pikiran dan perasaan pada sebuah lukisan, bagaimana cara pelukis mengorganisasikan unsur-unsur visual pada bidang datar dua dimensi?
  135. Apabila kita menjelek-jelekkan misalnya wajah para petinggi negara kita sesuai kaidah karikatur, apakah kita tidak dijerat hukum?
  136. Apa dasar para pelukis menentukan harga lukisannya, terutama lukisan abstrak dan bagaimana harga itu dapat diterima oleh pelukis lainnya/pembeli?
  137. Mengapa sebelum menggambar, kita harus membuat sketsa terlebih dahulu?
  138. Seni lukis merupakan wujud ekspresi yang harus dipandang secara utuh. Mengapa seni lukis harus dipandang secara utuh?? Bagaimana kalau lukisan itu tidak dipandang secara utuh??
  139. Jika kita ingin menggambar gambar ekspresi tetapi ada salah satu asas yang tidak terpenuhi apakah gambar kita masih bisa disebut sebagai gambar ekspresi?
  140. Keterampilan khusus seperti apa yang kita butuhkan untuk menggambarkan sesuatu sebagai bentuk representasi kehidupan nyata? Juga, apakah kita harus mempelajarinya atau bahkan itu sebuah bakat?
  141. Darimana asal dan pengertiaan asli dari kata lithography serta apa media yang digunakan dalam cetak datar dan prosesnya?
  142. Kenapa seni lukis yang terkenal di masyarakat adalah easel painting? Apakah memiliki kelebihan?
  143. Jenis seni rupa ada 3 yakni gambar ekspresi, seni lukis, dan seni grafis. Diantara ketiga jenis seni rupa tersebut, jenis yang manakah yang paling rumit dan membutuhkan gaya serta media yang maksimal?
  144. Banyak pelukis yang terkenal karena lukisannya yang memukau. Banyak juga pelukis yang melukis lukisan yang mengagumkan tersebut adalah orang yang dianggap gila saat itu. Salah satunya adalah pelukis yang melukis lukisan The starry night, yaitu Van Gogh. Sangking terkenalnya, Don Mclean membuat lagunya. Mengapa lukisan yang dianggap “memukau” bisa terkenal secara mendunia selain karena kecantikan dari lukisan tersebut? Padahal itu adalah sebuah lukisan, gambar.
  145. Seni itu kan bisa dibilang ekspresi yang memiliki nilai estetis (keindahan). Model yang berada di in Frame sebuah film itu kan seni, dikarenakan dia berpose, kalau kehidupan kita sehari-hari, gaya tidur, gaya makan, gaya-gayaan itu bisakah disebut dengan seni?
  146. Apa yang akan kita lihat apabila kita makhluk 2 dimensi? Apakah kita akan melihat orang lain sebagai makhluk 2 dimensi juga, atau hanya garis?
  147. Bagaimana cara seorang pengrajin dapat merancang media promosi hasil karyanya berdasarkan kebutuhan pasar lokal?
  148. Karya seni ada beragam dan memiliki ciri khas yang berbeda-beda, begitu pula penilain orang menikmati karya tersebut pasti berbeda-beda (subjektif). Pertanyaan saya, apakah suatu karya seni dapat dinilai kelayakan atau keindahannya dengan objektif saja?
  149. Dalam lukisan dinding (mural) gaya dan aliran apa yang dominan digunakan oleh pelukis?
  150. Bagaimana agar kita membuat suatu karya seni rupa dua dimensi yang kita buat dapat menonjolkan gaya emosi yang selaras dengan apa yang kita pikirkan sebelum memulai melukis, yang mana pasti didalam lukisan kita menuangkan gagasan,pikiran bahkan perasaan kita. Apakah ada trik atau cara yang dapat memudahkan dalam melukis yang terkesan ekspresif?
  151. Bagaimana cara kita agar selalu mendapat inpirasi bagus dalam membuat karya seni rupa agar karya yang kita buat itu terlihat indah dimata kita dan dimata orang lain yang melihatnya dan bagaimana caranya agar orang lain dapat merasakan perasaan kita melalui karya yang kita buat?
  152. Keutuhan wujud seni lukis terdiri dari elemen-elemen visual. Apa pengaruh dari elemen-elemen visual terhadap wujud dari seni lukis tersebut?
  153. Pada asas menggambar ekspresi, salah satunya irama. Dengan irama ini kita dapat menetapkan unsur dominan yang menjadi penarik perhatian. Jadi, bagaimana contoh penyusunan unsur-unsur dalam irama ini dan bagaimana cara kita menentukan unsur dominan tersebut sehingga karya kita menjadi tidak monoton/ membosankan?
  154. Gambar ekspresi dapat berupa lukisan abstrak yang merupakan hasil dari melukis bukan menggambar. Lukisan abstrak itu memiliki makna yang tak tentu dimana makna sebenarnya hanya dapat diberitahu oleh pelukisnya sendiri. Jadi, bagaimana lukisan abstrak dapat dikatakan karya seni yang baik saat dimana komposisi terlalu bebas dan tidak memberi kepastian makna bagi penikmatnya?
Facebook Comments

Kompilasi Pertanyaan – Modifikasi Seni Rupa Dua Dimensi

  1. Apa yang membedakan modifikasi seni rupa 2 dimensi dengan seni rupa lainnya?
  2. Apa tujuan menggambar proyeksi dalam seni rupa 2 dimensi?
  3. Di zaman yang modern ini, kebanyakan anak muda mulai tidak memperdulikan karya seni rupa, lalu bagaimana caranya agar anak muda mau peduli lagi akan hal ini?
  4. Pada bagian pewarnaan batik, dijelaskan bahwa ada obat-obatan khusus yang dapat merusak proses pewarnaan batik. Apa obatan khusus tersebut? Mengapa bisa merusak?
  5. Kapan dan dimana membatik pertama kali dilakukan? Dan apa nama kain batiknya disebut?
  6. Dalam membuat Batik, disebut sebagai apakah seseorang yang membuat batik tersebut?
  7. Sebagai pelajar, apa konstribusi atau usaha yang dapat kita lakukan untuk mengenalkan atau menyebarluaskan batik (seni rupa dua dimensi dari Indonesia) di era modern sekarang? Terlepas dari negara jiran (Malaysia) yang mengklaim batik.
  8. Dalam menggambar ilustrasi, teknik apakah yang paling efektif dan mudah digunakan?
  9. Dalam pembuatan batik kita dapat menggunakan pewarna sintetis. Apakah pewarna sintetis tersebut merupakan pewarna yang paling tepat untuk membatik?
  10. Ada beberapa teknik membatik, seperti teknik printing, teknik celup dan lain lain. Teknik apakah yang paling efektif digunakan di jaman sekarang ini?
  11. Adakah jenis kain yang membutuhkan teknik tertentu dalam melakukan proses membatik?
  12. Jenis tumbuhan apa yang dapat diambil daun, buah, batang, atau akarnya untuk dijadikan pewarna batik?
  13. Bagaimana cara mengolah bahan-bahan dari alam agar dapat digunakan sebagai pewarna untuk batik?
  14. Apa sebenarnya alasan warga zaman dahulu menciptakan karya seni batik?
  15. “Arsir” dan “Dusel” adalah cara menggambar dengan garis untuk menentukan gelap terang objek gambar sehingga tampak seperti 3 dimensi. Jelaskan apa perbedaan menggambar menggunakan teknik “Arsir” dengan teknik “Dusel” dan berikan contoh gambarnya!
  16. Seperti yang kita tahu setiap Batik memiliki corak/Motif khasnya masing-masing (Misalnya Batik motif Pekalongan). Apakah tiap motif yang berbeda tersebut mempunyai arti tersendiri?
  17. Jelaskanlah perbedaan prinsip dalam menggambar proyeksi Eropa dan proyeksi Amerika?
  18. Apa tujuan dari penjemuran kain batik setelah lapisan lilinnya telah lepas?
  19. Batik sudah terkenal di kancah internasional. Batik mana yang paling membanggakan Indonesia?
  20. Batik mempunyai bahan dan alat yang khas atau dapat dikatakan autentik dalam pembuatannya. Untuk konteks batik printing, yang tidak autentik lagi pengerjaannya, apa itu masih bisa disebut modifikasi atau digolongkan dengan penamaan yang berbeda?
  21. Mengapa manusia melakukan modifikasi terhadap seni rupa 2 dimensi?
  22. Sejak kapan Indonesia mengenal seni rupa dua dimensi? Di daerah mana pertama kali seni rupa dua dimensi berkembang dan apa karya seni tersebut sehingga akhirnya tersebar luas ke seluruh Indonesia?
  23. Gambar ilustrasi adalah sebuah gambar yang bertujuan untuk menjelaskan sebuah kejadian/ peristiwa. Jika demikian, apakah komik termasuk ke dalam gambar ilustrasi?
  24. Teknik menggambar ilustrasi apa yang paling sering digunakan pada saat ini? Dan mengapa teknik tersebut lebih sering digunakan dibandingkan dengan teknik lainnya?
  25. Apakah teknik arsir digunakan pada pembuatan film di zaman dulu dan apakah sajakah kegunaan dari teknik arsir selain menggambar sebuah benda dengan menggunakan teknik arsiran?
  26. Ketika kita mengubah sebuah karya menjadi karya yang baru namun bentuknya sudah sangat berbeda dengan aslinya apakah masih disebut dengan modifikasi?
  27. Charcoal sudah banyak digunakan saat ini. Penggunaan charcoal itu sudah lama atau baru saja karena sedang trend saja sehingga menjadi bahan berkarya seni?
  28. Persiapan dalam proses membatik meliputi menyiapkan gambar pola batik. Pola dalam kain batik ada banyak sesuai dengan yang dikehendaki. Jika kita menggambar pola yang berkenaan dengan budaya yang ada, apakah nanti jika kita memodifikasinya dapat mengurangi nilai budaya yang ada? Dan kekhasan apa yang akan kita dapatkan jika kita memodifikasi sebuah seni?
  29. Sejak kapan seni rupa batik berkembang di Indonesia?
  30. Apakah seni rupa dua dimensi bisa menjadi peluang bisnis?
  31. Bagaimana cara pemerintah untuk membudayakan batik agar tidak hilang dari jaman modern?
  32. Berapa kalikah proses pewarnaan batik harus dilakukan agar warna yang dihasilkan sempurna/menarik?
  33. Apakah masih relevan mengajarkan generasi penerus bangsa membatik? Apa manfaat bagi kehidupan generasi penerus dengan diajarkan batik?
  34. Untuk menghasilkan modifikasi seni rupa dua dimensi yang memiliki nilai keindahan, kita harus terlebih dahulu memahami media yang digunakan untuk memodifikasi. Seberapa pentingkah media dalam memodifikasi sebuah seni rupa dua dimensi?
  35. Dalam teknik menggambar ilustrasi, manakah teknik yang paling mudah untuk seorang pemula?
  36. Teknik dan jenis kain apa yang cocok digunakan untuk membuat corak batik Semar yang berasal dari Solo? Apa alasannya?
  37. Apa yang mempengaruhi kurangnya minat remaja terhadap pemakaian batik serta pelestariannya?
  38. Apa hal-hal penting yang dibutuhkan dalam memodifikasi gambar proyeksi? Seberapa sulitkah memodifikasinya dan menghasilkan gambar yg baik?
  39. Sebutkan beberapa hal yang menarik dari batik yang menyebabkan batik digemari sampai ke luar negeri?
  40. Apa sebenarnya peran visual Seni Rupa 2 dimensi terhadap kehidupan sosial budaya manusia?
  41. Apa perbedaan kualitas antara batik cap, batik sablon/printing dan batik stempel?
  42. Gambar proyeksi dapat diklasifikasikan menjadi proyeksi piktorial dan proyeksi ortogonal. Mengapa gambar ilustrasi dapat digolongkan dalam proyeksi piktorial walaupun tidak semua gambar ilustrasi termasuk proyeksi piktorial? (Contohnya gambar perspektif yang merupakan ilustrasi sebuah objek.)
  43. Dari corak gambar ilustrasi karikatur. Bagaimana cara Menemukan humor yang menyidir pada gambar? Sedangkan sekarang semua orang menganggap ilustrasi Humor merupakan kartun.
  44. Apakah memodifikasi objek yang memiliki hak cipta yang lulus dengan referensi?
  45. Dijelaskan pewarna untuk membuat batik ada dari alam dan buatan, bagaimana cara mengolah pewarna batik dari bahan alam, apakah ada campuran bahan lain agar dapat digunakan untuk membatik?
  46. Presiden Soeharto adalah sosok yang mengenalkan batik pertama kali kepada dunia. Saat itu Beliau memakai batik ketika menghadiri Konferensi PBB. Darimanakah Soeharto mendapatkan batik tersebut? Siapa pula yang membuatnya?
  47. Beberapa hari yang lalu, Indonesia mengadakan ajang bergengsi yaitu IMAA (Indonesia Movie Actor Awards) 2020. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa artis nasional yang ternama dan artis pendatang baru. Hal yang unik pada acara tersebut ialah artis-artis menggunakan pakaian nasional, seperti Batik, Kebaya, dan kain-kain songket lainnya. Dan yang mereka gunakan juga telah dimodifikasi baik itu dalam hal bentuk pakaian, warna dan lainnya. Apakah modifikasi tersebut dapat dikatakan mengurangi nilai seni pakaian yang dikenakan?
  48. Ilmu berkembang dari zaman dahulu sampai zaman sekarang, pastinya ilmu yang dahulu ditemukan itu dikembangkan oleh manusia pada zaman berikutnya untuk dapat mencapai sesuatu yang baru misalkan teknologi, manusia selalu meningkatkan ruang lingkup teknologi dari yang hanya bisa untuk mengetik sampai sekarang kita sudah tinggal menggunakan suara kita untuk mengetik kata-kata entah itu di handphone maupun media lainnya. Untuk konteks seni budaya, seni merupakan ilmu yang mengembangkan estetika sesuatu hal ataupun benda, yang juga berkembang di era globalisasi saat ini. Apakah ada media baru untuk menuangkan sebuah seni (terkhusus batik) selain kertas maupun kain? Apakah ada alat-alat baru untuk membuat sebuah batik selain canting dan kuas? Apakah ada metode baru untuk mempercepat pembuatan batik di zaman sekarang tanpa harus menggunakan lilin yang kita gunakan untuk membuat sebuah karya batik tangan, misalnya sebuah alat untuk membuat batik dengan hanya menggunakan komputer yang dilukis di dalam sebuah aplikasi untuk membuat suatu batik yang tidak kalah bermutu dengan batik dengan cara pembuatan manual?
  49. Seni rupa modifikasi adalah karya yang sudah mengalami perubahan menjadi karya yang berbeda tanpa menghilangkan karakteristik asli dari karya tersebut. Namun apakah memodifikasi suatu karya merupakan suatu kewajiban? Dan manakah yang lebih memiliki nilai estetika lebih tinggi, karya sebelum dimodifikasi atau setelah dimodifikasi? Apakah hanya seni rupa dua dimensi yang dapat dimodifikasi?
  50. Apa saja syarat dan aturan dalam menggambar ilustrasi?
  51. Biasanya, pada kain batik yang kita kenakan, kita sering menemukan motif berupa bunga/tumbuhan. Apakah dalam membatik harus selalu mengandung motif bunga/tumbuhan? Motif-motif apa saja yang umum digunakan dalam membatik?
  52. Kapan dan di mana teknik (metode) menggambar proyeksi ditemukan dan berkembang?
  53. Seperti yang kita tahu, bahwa batik tulis mempunyai proses yang lebih panjang dan lebih sulit dibandingkan dengan batik cap. Apakah dalam hal ini kualitas yang dihasilkan oleh batik tulis dan batik cap berbeda? Jelaskan letak perbedaan kualitas dari kedua cara membatik tersebut!
  54. Apakah batik itu hanya bisa digunakan untuk membuat pakaian?
  55. Dari 5 teknik menggambar ilustrasi, teknik apa yang paling tua/paling awal digunakan(ditemukan)?
  56. Apa yang menjadi pembeda dalam menggambar proyeksi Amerika dan Eropa?
  57. Di era globalisasi ini pemasaran kain batik terkadang melonjak turun karena dianggap masih sangat kuno dan terkadang menggunakan kain batik dianggap ketinggalan zaman atau masih sangat tradisional. Bagaimana cara kita untuk menaikkan pemasaran kain batik pada masa ini?
  58. Warna pada Batik cap cenderung lebih awet dan tahan lama dibandingkan dengan batik yang lain, bagaimana dengan pewarna yang digunakan untuk membatik seperti napthol, indigosol, atau remosol, apakah pewarna dalam batik tersebut juga lebih awet dan tahan lama juga?
  59. Setiap daerah memiIiki ciri khas objek Kebudayaannya masing-masing, Apakah Batik dapat menjadi objek penerapan pembuatan pola dari masing masing Kebudayaan di Indonesia?
  60. Sebutkan syarat syarat zat warna batik sintesis!
  61. Sejak terjadinya revolusi Perancis, karya seni bersifat rasional, objektif, klasik dan dimanfaatkan untuk mendidik yang merupakan aliran …
  62. Teknik blok/silhouette itu merupakan teknik menggambar ilustrasi dengan cara menghasilkan dimensi, yaitu dengan cara ditutup penuh tanpa gradasi. Dikatakan juga bahwa gambar yang dihasilkan hanya sebuah bayangan hitam, tetapi tetap membentuk sebuah karakter benda. Bagaimana cara membentuk karakter benda yang berbeda pada teknik tersebut yang hanya menghasilkan dimensi yang dibentuk tanpa gradiasi sehingga hanya berupa sebuah bayangan hitam saja?
  63. Dalam perlengkapan yang digunakan untuk membatik, terdapat salah satu alat yaitu gawangan. Jika media yang digunakan untuk membatik tidak besar, gawangan dapat diganti dengan pembidang yang biasanya digunakan. Bagaimana yang dimaksud dengan pembidang tersebut?
  64. Salah satu bahan yang digunakan untuk membatik adalah lilin. Kualitas lilin yang baik menentukan hasil membatik. Bagaimana cara kita memilih kualitas lilin yang baik untuk membatik?
  65. Salah satu pola geometris dalam batik adalah pola kawung. Batik motif kawung pada awalnya tidak diperbolehkan untuk masyarakat umum, mengapa dahulu batik motif kawung ini hanya diperbolehkan untuk orang yang berasal dari lingkaran keluarga kerajaan?
  66. Dikatakan kalau pewarna yang digunakan untuk membuat batik dapat diperoleh dari alam atau buatan pabrik. Apakah ada perbedaan di antara keduanya? Atau hasilnya akan sama saja?
  67. Apakah upaya yg kita lakukan sebagai warga negara indonesia untuk menjaga dan melestarikan batik?
  68. Kita tahu bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki corak, motif, atau ciri khas batiknya tersendiri. Apa yang menyebabkan corak, motif, atau ciri khas kain batik di setiap daerah berbeda?
  69. Batik terbuat dengan melukiskan lilin menggunakan canting ke media seperti kain. Dapatkah batik diaplikasikan ke media lain selain kain?
  70. Mengapa lilin yang digunakan untuk pembuatan batik, dapat menempel rapi dan bagus pada kain batik tersebut
  71. Apakah dengan memodifikasi sebuah objek pada sebuah karya seni dapat menghilangkan sebuah konsep dasar dari identitas seni (seperti makna, ataupun nilai) itu sendiri
  72. Apa itu kain mori? Dan Mengapa kain tersebut dijadikan sebagai media pembatikan?
  73. Ada 2 jenis proyeksi yaitu proyeksi Eropa dan proyeksi Amerika. Lantas apa sajakah kelebihan dan kekurangan dari pemakaian Proyeksi Amerika dan Proyeksi Eropa? Dari kedua jenis proyeksi tersebut manakah yang sering digunakan orang atau lebih mudah untuk diterapkan?
  74. Apakah perbedaan dari komik dan ilustrasi?
  75. Negara Indonesia terkenal dengan batik. Apakah setiap daerah di Indonesia memiliki motif yang sama pada batiknya?
  76. Dalam menggambar ilustrasi tentunya kita ingin memiliki ciri khas sendiri atas karya kita, namun sering kali dituduh meniru ‘style’ milik orang lain. Bagaimana cara agar kita bisa menemukan ‘style’ kita sendiri selain melakukan ATM(Amati, Tiru, Modifikasi)? Karena kebanyakan orang sulit untuk melakukan modifikasi.
  77. Apakah menggambar di dinding gua merupakan suatu modifikasi seni? Konteksnya, pada persepsi awam, modifikasi seni adalah merubah suatu karya menjadi karya yang lebih baik, sedangkan gua bukan merupakan objek karya seni.
  78. Jenis kain apakah yang berkualitas dan biasa atau paling di andalkan untuk membuat batik? Apakah jenis kain dapat memengaruhi buruk atau tidaknya batik? Jika iya, apakah contoh dari jenis kain yang dapat berpengaruh buruk dalam membatik.
  79. Apa beda modifikasi karya seni rupa 2 dimensi dengan karya seni lainnya?
  80. Di buku ada 2 macam media gambar ilustrasi, yaitu ilustrasi hitam putih dan ilustrasi berwarna apa saja keunggulan dari masing masing media gambar ilustrasi tersebut?
  81. Apa yang terjadi jika penggambaran proyeksi dilakukan pada seni rupa tiga dimensi?
  82. Sejak kapankah masyarakat yang berada di Indonesia mulai mengenal ataupun memakai batik? Sejak kapan batik mulai menyebar di Indonesia?
  83. Terdapat lima teknik yang dapat digunakan dalam membuat gambar ilustrasi. Teknik menggambar ilustrasi manakah yang palin efektif, mudah dan cepat dilakukan? Dan teknik menggambar ilustrasi manakah yang umumnya dipakai bagi seorang pemula dalam membuat batik?
  84. Jenis-jenis batik menurut cara pembuatannya ada 3. Dari ketiga jenis tersebut apa saja alat, bahan dan cara untuk membuat ketiga jenis batik tersebut?
  85. Biasanya dalam membatik alat paling utama adalah lilin dan canting. Di dalam canting terkadang lubang untuk keluar lilinnya tersumbat oleh lilin yang sudah mengeras dalam cantingnya. Bagaimana cara mengatasi dan menghindari agar lubang canting tersebut tidak tersumbat oleh lilin yang mengeras?
  86. Dalam membuat batik, kain yang digunakan adalah kain yang berbahan dasar katun, seperti kain mori, kain katun primisma, dan kain sutra. Mengapa kain yang digunakan harus berbahan dasar katun dan tidak menggunakan kain berbahan dasar lain dalam pembuatan batik, seperti kain spandeks, kain linel dan lainnya?
  87. Apakah yang membuat ilustrasi masih banyak diminati oleh banyak orang di zaman ini?
  88. Apa kegunaan menggambar proyeksi dalam kehidupan sehari-hari?
  89. Menggambar proyeksi dapat dikatakan sebagai menggambar bayangan, sedangkan menggambar ilustrasi berarti menggambarkan keadaan suatu peristiwa. Dapatkah kita menggabungkan kedua pengertian itu untuk membuat modifikasi seni dua dimensi yang baru, jika bisa bagaimana prakteknya?
  90. Jelaskan bagaimana seni budaya menjadi kebutuhan mendasar manusia dan masyarakat.
  91. Di era globalisasi sekarang ini banyak bermunculan pakaian yang bernuansa lebih modern yang diminati banyak orang dan pemasarannya cepat serta luas dibandingkan dengan batik. Apakah hal tersebut berdampak bagi pemasaran batik? Serta apakah produksi batik di jaman sekarang ini masih sama dengan produksi batik jaman dulu?
  92. Bagaimana cara/tahapan-tahapan menggambar proyeksi oleh seorang pemula?
  93. Apa saja jenis kain mori?
  94. Bahan pewarna apa yang lebih bagus dalam membatik, pewarna buatan atau pewarna yang diperoleh dari alam? Apakah kekurangan dan kelebihan dari pewarna buatan dan pewarna alam?
  95. Teknik dan jenis kain apa yang cocok digunakan untuk membuat corak batik Semar yang berasal dari daerah Solo? Dan apa alasannya?
  96. Dalam menggambar proyeksi pasti diperlukan bahan. Apa saja bahan-bahan yang digunakan dalam membuat gambar proyeksi?
  97. Apa perbedaan kualitas batik modern dan batik tradisional?
  98. Salah satu alat yang dipakai membuat gambar proyeksi adalah rapido. Untuk mendapatkan kualitas gambar proyeksi yang bagus, disarankan ukuran rapido apakah yang digunakan?
  99. Sebutkan dan jelaskan unsur-unsur seni rupa dua dimensi.
  100. Apakah fungsi dari kertas roti dalam membatik?
  101. Apakah yang dimaksud dengan perkawinan warna?
  102. Apa perbedaan dari batik tradisional dan batik modern dari segi pembuatan, harga dipasaran, atau dalam hal lainnya?
  103. Apakah yang menginspirasi pendahulu saat ia menemukan atau membuat karya seni yang kita kenal sebagai Batik sekarang?
  104. Jelaskan secara singkat sejarah batik di Indonesia!
  105. Apa sajakah struktur canting?
  106. Bagaimanakah perkembangan seni ilustrasi di indonesia hingga saat ini dan apa manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia?
  107. Sebagai siswa/i dari negara Indonesia, apa usaha yang dapat kita lakukan untuk menyebarluaskan dan menjaga kelestarian batik ( seni rupa dua dimensi dari Indonesia ) dengan adanya bantuan gadget / internet yang sekarang melekat pada kehidupan kita?
  108. Wujud kain Batik yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari terdapat pada gambar yang menjadi identitas.
  109. Apakah penggambaran pola batik ke dalam aplikasi seni digital atau seni multimedia termasuk ke dalam kegiatan membatik?
  110. Dalam seni rupa 2 dimensi aspek apa saja yang kita perlukan untuk menentukan corak ekspresi yang termuat dalam seni tersebut?
  111. Lilin berfungsi untuk menutup permukaan kain, selain itu adakah pengaruh dari lilin dalam pembuatan kain batik?
  112. Adakah jenis kain yang membutuhkan teknik tertentu atau langkah khusus dalam proses membatik? Jika ada, apakah kualitas yang dihasilkan akan berbeda atau justru sama dengan teknik yang digunakan pada kain umumnya?
  113. Dalam membatik terdapat beberapa jenis ragam hias yang digunakan untuk pola batik, yaitu pola geometris, naturalis dan benda mati. Bisakah dalam satu batik terdapat 2 atau lebih jenis ragam hias yang digunakan (Contoh : menggunakan pola naturalis dan benda mati)? Jika bisa sebutkan contoh batiknya!
  114. Pada materi menggambar proyeksi terdapat garis proyeksi yang memiliki arah yang sejajar dan arah yang memusat.Berdasarkan cara menggambarnya apakah perbedaan dari kedua arah tersebut?
  115. Apakah perbedaan antara lilin klowong dan lilin tembok? Apakah salah satu lilin kualitasnya lebih bagus atau apakah dengan memakai lilin yang berbeda akan mempegaruhi hasil akhir dari membatik?
  116. Bagaimana tahapan tahapan untuk menggambar ilustrasi oleh seorang pemula yang ingin membuat gambar ilustrasi? Bagaimana kita mengidentifikasi jenis objek gambar ilustrasi itu!
  117. Apa fungsi dari menggambar proyeksi dan bagaimana langkah-langkahnya?
  118. Jelaskan apa saja teknik tutup-celup dalam membatik!
  119. Sebagai pemula dalam ingin membuat batik, motif apa yang seharusnya di buat dan sebagai pemula apa hal yang perlu kita perhatikan sebelum mulai membatik?
  120. Mengenai Gambar Karikatur dan Gambar Kartun dalam gambar ilustrasi, keduanya mempunyai suatu nilai yang sama, yaitu bersifat Humor. Sehingga si penikmat karya seni tidak salah tafsir, gambar ilustrasi mana yang dimaksudkan untuk menghibur (Kartun) dan gambar mana yang dimaksudkan untuk menyampaikan nilai kritis (Karikatur).
  121. Dalam pembuatan ilustrasi apa saja syarat dan kententuan dalam menggambar ilustrasi?
  122. Apa perbedaan antara canting dan cap dan mana yang lebih sering digunakan dalam membatik?
  123. Pada awalnya batik digunakan kaum apa? Digunakan pada saat apa?
  124. Dikatakan bahwa kain mori memiliki tingkatan kehalusan, jenis nya pun bermacam macam. Kualitas kain mori menentukan baik buruknya kain mori yang dihasilkan. Bagaimanakah ciri-ciri kain mori yang berkualitas bagus dan layak? Tingkat kehalusan dan jenis yang bagaimana yang dapat menghasilkan kain batik yang bagus?
  125. Bagaimana dan kapan menggambar proyeksi dan menggambar ilustrasi pertama kali ditemukan oleh umat manusia?
  126. Dari segi bentuknya, apa yang membedakan antara canting reng-rengan dan canting isen?
  127. Ada 4 corak dalam gambar ilustrasi, yakni realis, karikatur, kartun dan dekoratif. Karikatur dan kartun sama-sama mengandung humor yang menghibur. Jadi apa yg membedakan keduanya?
  128. Pewarna yang digunakan untuk membatik dapat diperoleh dari alam maupun buatan pabrik. Apa jenis pewarna yang paling bagus dan efektif yang digunakan untuk membatik
  129. Setiap pola dalam batik pastilah memiliki makna, apa makna batik dengan pola kawung? Serta dari daerah manakah pola kawung ini biasanya berasal?
  130. Mengapa batik menjadi warisan budaya Indonesia?
  131. Garis proyeksi memiliki arah yang paralel dan sentral. Apakah maksud dari pernyataan tersebut?
  132. Bahan batik yang digunakan adalah lilin klowong dan lilin tembok. Dari mana asal kedua lilin tersebut? Apa yang terkandung dalam lilin tersebut sehingga berbeda dengan lilin lainnya?
  133. Seperti apakah proyeksi yang digunakan dalam menggambar batik di daerah-daerah yang ada di Indonesia?
  134. Bagaimana gambar batik pola geometris meander?
  135. Perlengkapan ataupun peralatan yang biasa digunakan untuk membatik yaitu canting, cap, kuas, dan lainnya. Fungsi cap dengan canting sama, yaitu sebagai pembentuk pola batik dengan cairan lilin. Apakah alat cap juga terbuat dari tembaga seperti canting?
  136. Di setiap daerah memiliki corak batik yang berbeda-beda. Apa saja corak batik yang ada di Indonesia?
  137. Apa yang membuat batik bisa populer?
  138. Dalam proses pewarnaan, ada obat obatan khusus yang dapat merusak proses pewarnaan batik. Apa obat obatan khusus tersebut? Mengapa bisa merusak?
  139. Sejak abad keberapa kesenian Batik ada di Indonesia?
  140. Bagaimana cara mengelolah bahan dari alam untuk digunakan sebagai pewarna batik?
  141. Dikarenakan sumber daya dan ketelitian yang besar, batik cap, canting dan tulis dijual dengan harga yang cukup mahal, sehingga masyarakat beralih ke batik printing yang harganya lebih terjangkau dan membuat pembatik rugi. Apa yang harus pembatik lakukan untuk mengatasi masalah ini?
  142. Canting-canting yang digunakan dalam membuat batik memiliki jenis yang berbeda sesuai caranya. Apakah guna dari perbedaan carat tersebut?
  143. Jelaskan apa yang dimaksud dengan perkawinan warna!
  144. Dalam menggambar ilustrasi terdapat 4 corak yaitu realis, karikatur, kartun, dan dekoratif. Corak apa yang paling tua dan paling bersejarah dalam menggambar ilustrasi dan bagaimana perkembangannya sekarang ini?
  145. Apakah warna dasar dari sebuah karya seni dapat diubah melalui proses modifikasi? Dan bagaimana cara mengubah warna dasar dari suatu karya seni tanpa mengubah makna yang terkandung di dalamnya?
  146. Jika memodifikasi artinya merubah, apakah merubah teknik dari pembuatan suatu karya seni 2 dimensi juga termasuk modifikasi seni rupa tersebut?
  147. Apakah dengan memodifikasi objek, karya seni rupa kita akan selalu memiliki nilai keindahan? Dan bagaimana jika kita memodifikasi objek tersebut dan menghilangkan karakteristik asli dari objek tersebut?
  148. Apakah modifikasi terhadap karya seni rupa mempunyai peluang untuk menurunkan nilai estetika karya tersebut?
  149. Mana lebih efisien membuat batik hanya dengan menggunakan canting tanpa dibantu oleh kuas untuk menutup bidang gambar yang luas dibandingankan dengan mencanting dengan bantuan kuas? Apakah hasil menggunakan canting saja lebih menarik? atau sebaliknya?
  150. Mengapa unsur utama gambar ilustrasi hanya manusia, hewan, dan tumbuhan saja?
  151. Apakah memodifikasi objek yg memiliki hak cipta/ lulus dengan referensi merupakan hal yang buruk (ilegal)?
  152. Apa saja jenis gambar proyeksi berdasarkan arah garis pemroyeksi nya selain gambar proyeksi orthogonal?
  153. Mengapa kita harus memulai dari warna yang paling muda sampai warna yang paling tua pada saat proses membatik? Untuk apa kain yang telah diwarnai tersebut dipanaskan dengan air mendidih dalam dandang?
  154. Apa saja syarat syarat dan aturan dalam menggambar ilustrasi?
  155. Apakah menggambar proyeksi memiliki peran dan kegunaan dalam kehidupan sehari hari kita?
  156. Apa yang dimaksud dengan distilasi?
  157. Apakah cover pada buku sangat penting? Mengapa?
  158. Bagaimana cara kita dalam mengetahui bahwa lilin yang kita pakai untuk membatik itu dalam kualitas baik?
  159. Kata menjiplak lebih condong ke menggambar proyeksi atau menggambar illustrasi?
  160. Motif apa saja yang dapat dibuat dalam pembuatan batik?
  161. Bagaimana tanggapan masyarakat Internasional pertama kali saat batik dikenalkan kepada seluruh dunia?
  162. Batik terdapat di berbagai daerah seperti Solo, Pekalongan, dan lain-lain. Apa perbedaan dari batik-batik di berbagai daerah tersebut?
  163. Corak pada batik biasanya menunjukkan makna apa?
  164. Apakah masih relavan mengajarkan generasi penerus bangsa membatik? Apakah masih manfaat bagi kehidupan generasi penerus untuk membatik sedangkan zaman sekarang orang orang selalu mengikuti tren dan tidak ingin direpotkan?
  165. Apakah ide dasar bentuk desain yang digunakan dalam membatik?
  166. Apa fungsi menggambar proyeksi? Untuk apa dilakukan modifikasi menggambar proyeksi? Siapa yang memperkenalkan menggambar proyeksi untuk pertama kali?
  167. Bagaimana hasil batik apabila menggunakan bahan kain lycra? Apakah Ada akan menghasilkan kain batik yang sempurna?
  168. Apakah aturan yang perlu diperhatikan dalam memodifikasi karya seni sehingga nilai nilai seni yang terkandung dalam karya seni tersebut tidak hilang?
  169. UNESCO telah menetapkan Batik Indonesia sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009. Adakah warisan budaya Indonesia lainnya yang ditetapkan oleh UNESCO selain Batik? Dan adakah syarat-syarat tertentu untuk penetapannya?
  170. Apakah batik masih sering digunakan untuk zaman modern ini padahal, sudah banyak baju modern yang lebih mudah digunakan oleh masyarakat saat ini. Jadi apakah batik masih perlu digunakan? Bagaimana cara/langkah-langkah yang baik dan benar dalam memodifikasi seni rupa 2 dimensi agar karya dari modifikasi tersebut bertambah nilai estetikanya? Pola gambar pada kain batik dapat diperoleh dari ragam hias yang dikembangkan melalui benda alam yang distilasi. Apa maksud dari benda alam yang distilasi tersebut? Apakah semua objek yang ada bisa dimodifikasi menjadi karya seni yang indah atau hanya objek tertentu saja yang dapat dimodifikasi? Bagaimana teknik mewarnai kain batik jika ingin dibuat lebih dari dua warna?
  171. Jenis kain apa yang cocok digunakan untuk membatik?
  172. Apa manfaat dari menggambar proyeksi? Apakah ada Juga manfaatnya selain di bidang seni misalnya ke bidang teknik?
  173. Proses memodifikasi berpedoman pada media yang digunakan dan dikembangkan berdasarkan tema dan makna yang disampaikan sebagai acuan keindahan. Apakah ada syarat atau kriteria tertentu yang dapat digunakan sebagai penggambaran acuan keindahan yang disebutkan? atau hanya mengacu pada keindahan menurut perspektif pribadi masing- masing yang sedang menilai keindahan karya tersebut?
  174. Bagaimana sejarah awal perkembangan kesenian batik di Indonesia hingga akhirnya diakui oleh UNESCO sebagai warisan kemanusiaan?
  175. Apa tujuan dalam memodifikasi sebuah objek (2 dimensi) dan apa yang di modifikasi dalam objek tersebut? Berikan contohnya.
  176. Hal yang menarik dari batik cap adalah pada proses perkawinan warna. Sebutkan apa yang dimaksud dengan proses perkawinan warna?
  177. Bagaimana cara agar proses pembuatan batik tulis yang panjang dan lama menjadi singkat dan efisien?
  178. Seni tidak bisa lepas dari kehidupan manusia, sejak dahulu kala hingga sekarang manusia telah menggunakan seni dalam bidang bidang tertentu, mulai dari kepentingan religius, adat dan budaya, hingga kepentingan komersial. Setiap manusia dilahirkan mempunyai darah seni. Tanpa disadari kita beraktivitas apapun dan dimanapun kita telah melakukan aktivitas seni. Sebagian manusia mengatakan dunia tanpa seni itu membosankan, dunia hanya akan seperti itu-itu saja, monoton karena tidak ada sesuatu yang baru yang dilahirkan. Ya mungkin tidak akan ada modernisasi yang ada hanya zaman prasejarah saat teori Darwin dipercaya. Pada era modernisasi ini, seni mulai di-upgrade ke jenjang yang lebih tinggi (itu jika kita melihat dari sudut pandang seni modern). Disisi lain Seni saat ini juga sudah banyak yang berkurang peminatnya. Akankah suatu saat nanti ada kala dimana manusia akan tidak lagi menggunakan seni? atau akankah seni selalu ada tapi selalu berevolusi sesuai zaman, seperti terciptanya seni 4 dan 5 dimensi yang saat ini masih terdengar aneh? Atau lebih dalam lagi bagaimana kondisi manusia apabila manusia tidak pernah mengenal seni? Seberapa pentingkah seni bagi kehidupan manusia, sehingga dikatakan manusia tidak bisa lepas dari seni?
  179. Teknik yang digunakan untuk menggambar ilustrasi dengan cara menggoreskan garis secara berulang-ulang yang akan menghasilkan gelap-terang serta dimensi atau atau objek dengan kedalaman tertentu disebut dengan teknik?
  180. Mengapa gambar proyeksi dapat dikatakan sebagai gambar bayangan suatu benda?
  181. Apakah ada persamaan antara menggambar proyeksi dengan menggambar ilustrasi?
  182. Bagaimana cara atau kreasi yang dapat dilakukan oleh anak bangsa dalam mempertahankan batik agar tetap menjadi salah satu budaya Indonesia yang mendunia?
  183. Corak gambar ilustrasi bagian dekoratif biasanya dibuat dari benda alam, contohnya?
  184. Bagaimana jika beberapa orang tidak mengerti dan tidak mengetahui arti dari gambar proyeksi?
  185. Pose gerak manusia disebut …
  186. Mengapa menggambar proyeksi termasuk dalam memodifikasi objek dan apa contoh sederhana yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari hari?
  187. Apakah batik yang dibuat dengan manual (tangan sendiri) memiliki perbedaan dengan batik yang dicetak dengan mesin?
  188. Bagaimana cara membuat pewarna pada batik?
  189. Karikatur merupakan penggambaran ilustrasi secara berlebihan dengan cara mengubah atau mendeformasi bentuk. Apa makna dari adanya ilustrasi yang berlebihan tersebut?
  190. Jelaskan bagaimana cara melakukan teknik menggambar transparan beserta contohnya!
  191. Teknik menggambar ilustrasi dengan cara menghasilkan dimensi, yaitu dengan cara ditutup penuh tanpa gradasi disebut teknik?
  192. Gambar ilustrasi mengilustrasikan sesuatu, berarti harus dari pemikiran si penulis. Apakah pernyataan ini benar?
  193. Apakah pemerintah memiliki peran dalam menjaga kelestarian batik? Jika ada, sebutkan!
  194. Batik diketahui memiliki banyak macam pola di setiap daerah. Adakah pola tertentu yang dianggap keramat atau istimewa sehingga tidak diperbolehkan digunakan oleh masyarakat bebas?
  195. Bagaimana cara mengolah hal-hal dari alam seperti daun-daunan, buah-buahan, batang-batangan kayu, dan akar-akaran tumbuhan menjadi suatu pewarna yang digunakan untuk membatik suatu kain?
  196. Apakah industri batik berkembang hanya di dalam negeri saja?
  197. Pada bahan berkarya seni rupa 2 dimensi, disebutkan bahwa tekstur ditentukan oleh warna. Mengapa dan bagaimana bisa warna dapat menentukan tekstur?
  198. Dijelaskan bahwa pada proses pembuatan batik, batik cap lebih bertahan lama dibandingkan dengan batik yang lain. Mengapa batik cap dapat lebih awet dan bertahan lama? Padahal kalau dilihat-lihat proses pembuatan batik cap hanya menggunakan alat cap yang cara kerjanya seperti di stempel saja. Apakah alasan yang membuat hal itu dapat terjadi?
  199. Apakah kelebihan dari membuat ilustrasi dengan teknik digital dan manual?
  200. Garis pemroyeksi yang sejajar tegak lurus terhadap bidang gambar menghasilkan gambar proyeksi ortogonal, yang dimaksud dengan proyeksi ortogonal adalah?
  201. Canting loron digunakan untuk membuat garis rangkap. Yang dimaksud garis rangkap yang bagaimana?
  202. Terdapat 5 teknik menggambar ilustrasi salah satunya adalah teknik aquarel. Apakah yang dimaksud teknik aquarel?
  203. Salah satu tantangan batik Indonesia adalah warga Indonesia sendiri yang lebih suka menggunakan batik palsu dari Cina hal ini karena Cina juga punya kebudayaan batik namun berbeda dari indonesia. Bagaimana cara untuk bisa mengurangi pembelian batik palsu tersebut agar batik asli Indonesia dapat tetap laris terjual?
  204. Kita sudah mengetahui bagian-bagian penting dari proyeksi yang merupakan gambar bayangan yang berasal dari benda imajiner. Bagaimana kita bisa membuat sebuah bayangan yang imajiner dari titik-titik dan garis sederhana? Apa aturan yang perlu dilaksanakan untuk menghasilkan sebuah gambar proyeksi?
  205. Fungsi dandang adalah sebagai kuali besar tempat melorod kain batik. Apa yang dimaksud dengan melorod, bagimana tahapannya, dan apakah tujuannya dilakukan? 

Facebook Comments

Memperlakukan COVID sebagai Sparing Partner Pendidikan

COVID-19 membawa derita sekaligus menyertakan hikmah, terutama terkait cara kerja dan cara belajar. Ada cara kerja baru.

Jika biasanya harus datang ke kantor dan sekolah, kini di era new normal harus WFH, work from home. Semuanya dikerjakan di rumah.

Sekolah dan kuliah juga demikian. Bagi yang belum terbiasa, tentu ini merupakan hari-hari yang ‘menegangkan’. Bukan karena Korona, melainkan lebih karena gaptek.

Siswa mengeluh. Guru mengeluh. Orangtua juga mengeluh. Umumnya keluhan itu bermuara pada kenyataan bahwa mereka tidak segera mampu beradaptasi dengan situasi serbadaring. Masuk akal. Karena beradaptasi itu memang tidak nyaman.

Untuk sepenuhnya menyesuaikan dengan situasi baru (New Normal/Tatanan Baru/Habitus Baru) akibat Korona ini, seorang insan pendidik harus berupaya ikhlas, cerdas, keras, mawas dan tuntas (meminjam jargon yang digunakan Hyronimus Ghodang pada sebuah seminar di Pematangsiantar, 12 Agustus 2020)

Satu hal menarik, situasi #BelajarJarakJauh menjadi momen yang tepat untuk mengeksekusi pendekatan heutatogis, sebuah pendekatan baru yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menentukan apa yang akan dipelajari di kelas dan bagaimana mereka akan mempelajarinya.

Heutagogi

Heutagogi ialah studi tentang pembelajaran mandiri, yang menerapkan pendekatan holistik untuk mengembangkan kemampuan peserta didik, dengan menempatkan peserta didik sebagai ‘agen utama dalam pembelajaran mereka sendiri, yang terjadi, sebagai akibat dari pengalaman pribadi’

Dalam ulasannya, Khoiruddin Bashori (Direktur Advokasi dan Pemberdayaan Masyakarat Yayasan Sukma Jakarta) menjelaskan bahwa pendekatan ini diperkenalkan Stewart Hase dan Chris Kenyon pada era 2000-an. Dalam publikasi pertamanya, mereka menggambarkan heutagogi sebagai ekstensi dari andragogi, model pembelajaran orang dewasa yang diperkenalkan Knowles sekitar 1968. Pada heutagogi pembelajar bertanggung jawab tidak hanya soal apa yang dipelajari, akan tetapi juga cara belajar dan bagaimana mengevaluasinya.

Pelajar dapat memutuskan apa yang harus disertakan dalam kurikulum yang fleksibel. Heutagogi berbeda dari andragogi karena pendekatan ini lebih mendasarkan diri pada penelitian-penelitian neuroscience. Bukti-bukti neuroscience memperkuat gagasan bahwa manusia ternyata memiliki kecenderungan belajar dengan mengunakan eksplorasi, pengujian hipotesis, semua indra, pengalaman, mimikri, refleksi, konteks, dan memori.

Pada heutagogi, pelajar didefinisikan sebagai pusat proses belajar mengajar dan menjadi agen aktif dari keseluruhan pengalaman belajar, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pada penilaian. Oleh karena itu, heutagogi menjadikan peserta didik sebagai pusat belajar, berbeda dengan pedagogi yang pembelajarannya lebih terpusat pada guru/dosen.

Dalam pendekatan ini, tugas pendidik sudah tidak lagi sebagai pengajar, akan tetapi sebagai pendamping atau sahabat belajar. Siemens (2013) mengatakan, “Di masa lalu untuk mendapatkan pengalaman belajar mengajar, orang harus membayar sejumlah uang, mereka harus berada di pusat pengalaman. Kita membutuhkan sekolah-universitas untuk melakukan banyak mediasi pengetahuan… [Sekarang] siswa-mahasiswa dapat langsung pergi ke sumbernya, dan mereka tidak perlu sekolah universitas untuk memainkan peran mediasi.” Kemandirian belajar yang didengungkan kementerian pendidikan sudah sesuai dengan semangat zaman.

Namun, heutagogi memerlukan kesiapan, kematangan, dan kemandirian belajar yang lebih tinggi. Dan oleh karena hampir sepenuhnya terpusat pada pelajar, keberhasilan penggunaan heutagogi sangat ditentukan seberapa jauh kesiapan, kematangan atau kemandirian pelajar.

Meskipun demikian, suka atau tidak suka, di era digital yang serbadaring ini siapa pun tidak dapat menghindari penggunaan e-learning jika tidak ingin tertinggal di sudut peradaban. Berkaitan dengan kesiapan pelajar, Canning (2010)  menggambarkannya dalam sebuah segitiga dengan tiga lapis.

Lapis pertama paling bawah ialah pedagogi dengan kematangan dan kemandirian siswa paling kecil.

Kedua, andragogi dengan level kemadirian lebih besar.

Adapun heutagogi memerlukan kematangan dan kemandirian paling tinggi.

Dengan kata lain kendali dan arahan desain dari pengajar paling kecil.  Di antara keuntungan penggunaan heutagogi ialah:

  • Meningkatkan kemampuan siswa berpikir kritis dan reflektif.
  • Memacu keterlibatan dan motivasi mereka.
  • Mendorong pertumbuhan dan pemberdayaan pribadi.
  • Meningkatkan kemampuan untuk menyelidiki dan mempertanyakan ide-ide serta menerapkan pengetahuan dalam situasi praktis.
  • Mendukung pengembangan ide-ide segar dan percaya diri.
  • Membuat lebih cakap dan mampu beradaptasi dengan lingkungan baru.
  • Membantu mereka mengembangkan keterampilan kerja tim dan manajemen proyek.

Tahapan implementasi 

Merancang kontrak belajar merupakan langkah pertama dalam menerapkan pendekatan heutagogis. Pada fase ini, siswa dan guru bekerja sama untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar dan hasil yang diharapkan. Di antara pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab adalah; apa yang ingin dipelajari siswa? Hasil apa yang diharapkan dari pengalaman belajar? Apa tujuan kurikulum spesifik yang dibutuhkan?

Kontrak belajar membantu siswa memutuskan apa yang ingin mereka pelajari dan menentukan jalur pembelajaran individual mereka sendiri. Pendekatan heutagogis hanya mungkin jika kurikulumnya fleksibel dan mempertimbangkan pertanyaan, motivasi, dan pergeseran pemikiran peserta didik sebagai akibat dari apa yang telah mereka pelajari.

Siswa harus mampu membuat kurikulum sendiri, yang dapat beradaptasi dengan kebutuhan masing-masing.   Siswa mungkin saja diminta untuk membuat perencanaan berdasarkan seperangkat tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan, akan tetapi mereka memiliki kebebasan untuk mengidentifikasi apa dan bagaimana mereka belajar.  Penilaian merupakan bagian penting dari semua pendekatan instruksional, termasuk heutagogi.

Namun, dalam pendekatan ini, siswa merancang sendiri penilaian belajarnya. Bukan menjalani tes standar. Hal demikan justru menghadirkan lingkungan yang lebih nyaman, tidak menakutkan, dan dapat mendorong pembelajaran yang lebih mendalam. Desain penilaian siswa, termasuk cara untuk mengukur pemahaman konten dan keterampilan yang telah diperoleh, ditentukan sendiri oleh siswa. Pada akhir proses siswa akan ditanya apakah hasil yang telah disepakati tercapai.

Karena sifatnya yang independen, belajar secara heutagogis dapat menyebabkan konflik batin pada siswa, terutama jika belum terbiasa mengambil tanggung jawab terhadap pembelajaran mereka sendiri. Namun, setelah siswa memiliki rasa percaya diri untuk belajar mandiri, hanya sedikit yang ingin kembali ke kurikulum lama dengan struktur kaku. Heutagogi memfasilitasi siswa untuk dapat bekerja sama dan berbagi pengetahuan, merefleksikan kemajuan. Siswa belajar satu sama lain, dan berpikir bagaimana dapat menerapkan keterampilan barunya itu dalam praktik.

Heutagogi sebagai strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa, yang menekankan pengembangan otonomi, kapasitas, dan kapabilitas, mendorong implementasi belajar sepanjang hayat. Dengan heutagogi, peserta didik yang benar-benar siap memasuki kompleksitas dunia kerja diharapkan dapat dihasilkan. Masa depan yang semakin rumit dan komplek memerlukan pribadi-pribadi tangguh yang siap menghadapi dinamika perubahan secara mandiri.


Seorang pendidik yang mempraktekkan prinsip heutagogis bisa memandang COVID-19 sebagai sparing partner untuk belajar. Belajar apa?

Belajar caranya belajar. PJJ memberi peluang dan menaruh tantangan bagi setiap pendidik untuk membuka diri dan terus memperkaya wawasan dan kecakapan akan hal-hal baru.

Setidaknya ada 4 kecakapan selama pandemi yang pantas dilatih.

  1. Mencoba sesuatu yang belum pernah dilakukan dan menambah keterampilan baru
  2. Melipatgandakan kuantitas dan kualitas dari sesuatu yang sudah pernah kita lakukan sebelumnya
  3. Memulai hobi baru dan profesi baru
  4. Terus belajar dari diri sendiri, anggota keluarga, lingkungan dan alam sekitar, Google dan Youtube (dunia maya)

Pertanyaan penting berikutnya:

Bagaimana mengeksekusi pendidikan secara heutatogis lewat Pembelajaran Jarak Jauh untuk membantu siswa menjadi cerdas?

 

Facebook Comments

Coronialis BOEMI Bertanya

Awal Bertemu

Mereka tampak antusias. Terbaca dari respon mereka di layar perangkatku.  Iya, mereka anak-anak didikku yang ganteng dan cantik itu. Kami bertemu lagi di GC (Google Classroom).

Kusebut mereka Coronialis Boemi.

  • “Coronialis” sebagai istilah keren dari “angkatan Corona”, sebuah julukan (sebagian menganggapnya ejekan, sebagian lagi pujian) yang menandakan bahwa di zaman ini, ketika generasi lain baru lahir dan generasi lainnya sudah mendekati uzur, angkatan mereka adalah calon generasi produktif berikutnya (“kelas pekerja” jika kamu lebih akrab dengan yang berbau kiri alias Marxis) yang saat ini sedang digodok secara unik karena pandemi akibat virus Corona. Unik karena berbeda dengan generasi lainnya yang dididik dengan tatap muka seperti biasa di sekolah, mereka dan kami para guru mereka harus mengalami proses didik dan ajar “dalam jaringan: (daring) internet. Entah sampai kapan pandemi ini berakhir, semoga para ilmuwan peneliti dan industri farmasi segera berhasil mencarikan solusi.
  • Boemi adalah akronim populer untuk Budi Mulia, sekolah dimana kami terdaftar sebagai pendidik dan murid.

Memangnya mereka seantusias apa?

Jadi gini, awalnya aku menganimasi mereka dengan sebuah postingan penugasan di forum. Animasi sendiri berasal dari bahasa latin yaitu “anima” yang berarti jiwa, hidup, semangat. Isinya kurang lebih seperti ini:

Tak butuh waktu lama, dokumen tersebut penuh dengan berbagai pertanyaan. Lho, kok aneh, bukankah guru yang seharusnya memberi pertanyaan dan meminta Siswa menjawab?

Benar. Memang lebih sering demikian. Tapi tak ada salahnya, berguru kepada Si Guru Besar kita, “Oppu i” Socrates.

Memangnya, apa kata beliau?

Socrates

Memahami pertanyaan itu sama dengan mengetahui setengah jawabannya. Masuk akal juga sih. (Ya pastilah, wong si Filsuf Besar yang ngomong begitu, si Essential Thinker itu loh) Banyak orang yang keblinger menanggapi sesuatu, karena tidak memahami esensi dari permasalahan yang dibahas. Orang yang mengerti umumnya bisa memberi pertanyaan yang tepat. Dan orang hanya bisa memberi pertanyaan yang tepat jika ia memahami apa yang dia tanyakan.

Hitung-hitung, latihan membuat pertanyaan adalah latihan berfikir kritis. Bukankah berfikir kritis adalah paduan dari pola HOTS (High Order Thinking Skill), jargon yang sedang populer sekaligus dicintai dan dibenci oleh anak sekolahan?(Disukai karena baik untuk mengasah pola pikir siswa untuk menghadapi test-test penting berikutnya, entah di sekolah atau ketika nanti hendak melanjut ke universitas. Dibenci karena, ya, sesuai namanya memang membutuhkan penalaran tingkat tinggi.)

Ciaelaaah... Okeh,, sekarang kita serius.

Ketika anak didik diberi materi berupa file presentasi, entah Word, PDF, PPT atau penugasan langusng dari buku paket atau bentuk lain, umumnya sebagai pemateri kita kan hanya berasumsi saja bahwa mereka akan membaca dan akan memahami materi yang diberikan. Bagaimana kita memastikan bahwa mereka membaca? Jika mereka sudah membaca, bagaimana memastikan mereka memahami apa yang mereka baca? Untukku, membuat pertanyaan berdasarkan bahan yang baru dibaca adalah salah satu cara terbaik.

Itulah hal-ikhwal munculnya tulisan kompilasi pertanyaan tentang modifikasi Seni Rupa 2 Dimensi ini. Oh iya, bagi para murid SMA, para rekan guru Seni Budaya, dan siapapun yang hendak membaca tulisan ini sampai habis dan menemukan setitik manfaat darinya, sebagai early warning, sesuai namanya “kompilasi”, tulisan ini akan cukup panjang. Baiknya ada kopi di sampingmu jika kamu suka ngopi, atau ngemil yang tidak membuat gendut (ada ya?). Pokoknya, usahakan membaca dalam situasi “pewe” (PW alias posisi uwenak” a.k.a situasi nyaman tanpa terjebak di zona nyaman).

Maka, tanpa berpanjang-panjang lagi, sebab pengantar ini pun sudah cukup panjang, pembaca sekalian, inilah:

  1. Kompilasi pertanyaan siswa Saya terhadap topik Modifikasi Seni Rupa Dua Dimensi (klik tautan ini).
  2. Kompilasi pertanyaan siswa Saya terhadap topik Imajinasi pada Seni Rupa Dua Dimensi (klik tautan ini) Continue reading Coronialis BOEMI Bertanya
Facebook Comments

Lirik Unang Jaishon

Konon, bakti kepada orangtua dimulai dari mengelap kakinya. Tindakan kecil dan sederhana, tapi rasanya valid menjadi tolok ukur apakah seorang anak tetap menghargai orangtuanya. Baik sebagai orangtua maupun sebagai manusia yang membutuhkan pertolongan ketika mereka tak mampu lagi bahkan sekedar membersihkan diri sendiri. Artinya, hal itu bahkan wajar dilakukan seorang anak sekalipun yang mau dibasuh adalah orang lain, artinya bukan orangtuanya sendiri. Nah, apalagi kalau orangtua sendiri bukan?

Dalam konteks lain, membasuh kaki menjadi bukti konkret bagi pengikut Yeshua, mereka yang menyebut diri sebagai orang Kristen, bahwa melebihi standar ritual kaum sebangsanya pada zamannya, “Si Pembaharu” itu konsisten berbuat sesuai perkataannya, yakni melayani. Ketika seorang melayani, kerendahan hati itu diletakkan pada level yang paling bawah sekali. Begitu seharusnya.

Ribuan tahun sesudahnya, di wilayah yang berjarak ribuan kilometer dari peristiwa pembasuhan kaki si Guru atas kaki murid-muridnya di Israel, Tigor Gypsy Marpaung menuangkan nilai falsafah yang kaya itu lewat lagu ciptaannya, “Unang Jaishon”.

Lepas dari segala pencapaian seorang anak yang tentu membanggakan orangtua, bukti konkret penghargaan anak tetap membutuhkan suatu event kontak fisik, demikian sehingga penghargaan dan bakti itu tidak cukup lewat sapa dan haha-hihi di layar perangkat. Tidak cukup sekedar mention nama orangtuanya pada foto wisuda atau ketika ia membuka kantor baru, lalu ambil foto selfie dengan caption, “All of this is possible just because of you, Mom and Dad”.

Bagus. Tapi tak cukup.

Kalau mau konkret, basuh kakinya.

Antar dia ke kamar mandi ketika untuk buang air sekalipun dia butuh dipapah supaya tidak jatuh dan terjerembab.

Entah Tigor menyadari ini ketika menulis lirik lagu ini, atau entah Willy Hutasoit dan kawan-kawan Style Voice menyadari kedalaman pesan lagu ini ketika mereka menyanyikannya, beberapa orang sungguh tersentuh. Saat ini, termasuk Saya.

Seperti apa lirik dan musiknya?

Ini.


Sabar maho da amang
na lao pature-turehon au
nungga turpuk sijaloon i
taononku na hassit

unang mandele amang
sai unang jaishon amangmon
da naung bukkuk matuaon
na diparsahiton i

nungga sisulangan mangan
anggo amangmon hasian
sipainum-inumon au
siparidi-ridion i
uju ngolukkon ma nian
tupa ma baen na denggan

marisuang do i
molo dung mate au
marembas-embas ho
mambaen boan horbo ho
hape jais dingolukon

pajong-jong tambak pe
lao pasangappon au
lao patimbohon au
marisuang doi
molo jais dingolukkon

Album Pop Batak: Sagak Gabe Boni

Artist: Style Voice

Title: Unang Jaishon

Songwriter: Tigor Gipsy Marpaung
Facebook Comments