Merindu Putik Bunga Lain


Karya: Rizky Fahlevi

saat rindu menyapa
haruskah membisik
pada putik yang tertinggal
atau kubiar angin menghembusku

mawar putih nan dingin
tetesan rindu kutitipkan
pada embun yang menyapa
yang hanya singgah sejenak lalu hilang

setidaknya rindu ini pernah berharap
agar membawa sakinah
walau kini hanya sekejap
engkau hilang tanpa sayapku
Padangsidimpuan, 8 Nov 2017

Facebook Comments

Published by

Donald

Penyanyi dan para pemusik itu tampil memukau di hadapan raja dan tamu undangan. Suguhan lagu mereka melengkapi jamuan makan dan minuman, omong kosong serta sopan santun sebagaimana layaknya perjamuan manusia. Raja puas. Ia tidak jadi memenggal kepala para seniman itu. Malah, ia menepati janjinya dan membayar mereka dengan upah yang lebih dari sekedar ongkos pulang dan dengan sumringah menemui istri dan anak yang menunggu di rumah. Demikianlah seniman melengkapi gizi rohani bagi para penguasa dan pekerja, yang seharian lelah dengan pekerjaan manusia. Kerap, seniman memang lain dari manusia biasa.

Komentar